RENCANA PEMKOT BOGOR “PINDAHKAN” RIBUAN ANGKOT

BOGOR (HEADLINEBOGOR), Program ambisius pemkot Bogor untuk mengurangi kemacetan di kota Bogor akan segera direalisasikan lewat program rerouting atau rute ulang angkot rencananya akan dilaksanakan pertengahan Februari 2017.

Menurut Bima Arya banyaknya angkot yang menumpuk di kota menjadi penyebab kemacetan sehingga harus dilakukan memindahan armada.

“Jadi bukan menambah armadanya, tetapi memindahkan armada yang sudah ada ke wilayah lain terutama di pelosok agar angkot tidak menumpuk di tengah kota. Dengan demikian trayek bertambah dari awalnya 23 menjadi 30 trayek” ujarnya, Selasa (24 Januari 2017).

Bima menambahkan selain program rute ulang terhadap angkot-angkot, adanya konversi dari angkot ke bus transpakuan.

“Kami ingin di tengah kota angkutan yang beroperasi Transpakuan saja. Angkot hanya jadi feeder atau di pelosok saja,” paparnya.

Pakar Transportasi Publik Yayat Supriatna yang juga merupakan anggota Tim Percepatan, Prioritas, Program Pembangunan (TP4) Kota Bogor menuturkan, tujuan dari penataan untuk memanusiakan warga Kota Bogor dan juga pengelola angkot.

Pasalnya jika tidak dilakukan penataan, angkot akan semakin merugi. Kerugian tersebut didasarkan atas semakin meningkatnya jumlah kendaraan terutama, angkutan online yang pelan namun pasti akan mematikan angkutan umum.

“Tidak bisa terus mempertahankan angkot. Ini merupakan tantangan di seluruh dunia yakni informasi, teknologi dan transportasi,” papar Yayat.

Penataan angkot akan efektif ketika semua bis untuk rute angkot 02 dan 03 tersedia sehingga koridor 3 dan 4 yang akan melayani Bubulak-Ciawi cukup mendapatkan jumlah bus. Namun, ketika penataan trayek angkot dilakukan sebelum bus ada maka akan menjadi beban tambahan sebanyak 486 angkot pada jalur Tajur akibat angkot 02 dan 03 bergerak dari Bubulak – Ciawi. (Wdi).

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*