Tingkatkan Kualitas Pendidikan ; Kabupaten Bogor Gencar Laksanakan Lesson Study (LS)

BOGOR – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor terus digalakkan. Hal ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dengan menggandeng Hiroshima University, Jepang, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Pakuan (Unpak). Upaya itu dilakukan dengan menggelar lesson study (LS) di beberapa sekolah menegah pertama, antara lain SMP 3 Cibinong, SMPN 4 Cibinong, dan SMPN 1 Cigombong.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Hiroshima University itu sebenarnya sudah berjalan sejak bulan Juli 2017 lalu. Saat itu tim dari Hiroshima University yang dipimpin oleh Prof. Mr. Kusakabe itu bekerja sama dengan UPI dan Unpak untuk mengimplementasikan lesson study di Kabupaten Bogor. “Kami menyambut baik program LS ini; ini program bagus dan kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Bogor” ungkap Susi, salah satu Kasi di Disdik Kab. Bogor.

Open lesson siklus II yang digelar di SMPN 3 Cibinong ini dihadiri oleh berbagai kalangan; tim dosen UPI, tim dosen Unpak, para pengawas, para kepala sekolah dari SMPN 3 Cibinong, SMPN Cibinong, dan SMPN 1 Cigombong, serta perwakilan guru yang ada di tiga sekolah tersebut. Pelaksanaan open lesson siklus II ini menjadi lebih berkesan karena dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, TB Luthfi Syam. Meskipun dihadiri banyak orang sebagai observer, para siswa tidak terpengarauh dengan kondisi ini. mereka semangat belajar dan fokus pada apa yang dipelajari saat itu.
Kegiatan yang dikoordinatori oleh Eri Sarimanah ini memilih tiga mata pelajaran sebagai pilot projek, yakni Bahasa Indonesia, IPA, dan Bahasa Inggris. Tiap mata pelajaran diampu oleh masing-masing tiga orang guru model. “Ini peluang emas untuk Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pendidikan para peserta didik. LS dapat membuat revolusi cara belajar, menghargai hak-hak belajar peserta didik, serta dapat menumbuhkan kemandirian belajar, dan bagi guru dapat menumbuhkan budaya meneliti melalui pembelajaran berbasis riset,” ungkap Eri sarimanah, salah seorang dosen Unpak yang rutin menggeluti LS di Jepang.

Apa yang disampaikan Eri, mendapat apresiasi dari Presiden Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI), Sumar Hendayana. Dalam sambutannya saat pemaparan refleksi siklus II di SMPN 3 Cibonong, Sumar menjelaskan bahwa, “Saya merasa kagum terhadap guru model yang tampil hari ini; kita semua dibuat terpukau; siswa merasa senang belajar, dan aktif dalam menyampaikan gagasan-gagasannya. Siswa yang tadinya malu berbicara menjadi berani; siswa yang biasanya ngobrol kini menjadi fokus dan konsentrasi bahkan sudah bisa berpikir kritis. Inilah yang kita harapkan dari LS ini, ujar Kang Sumar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, TB Luthfi Syam, yang menghadiri langsung pelaksanaan open leson di SMPN 3 Cibinong itu, merasa terkesan. “Saya melihat pembelajaran begitu menarik, luar biasa, siswa terlihat aktif, dan suasana pembelajaran menyenangkan. LS ini bisa mendorong siswa untuk berpikir kritis. bila kegiatan ini dilakukan terus menerus, output siswa akan bagus dan terjadi peningkatkan SDM yang pada akhirnya nanti mampu meningkatkan daya saing bangsa dalam memasuki era yang semakin kompetitip ini. Lebih lanjut dijelaskan bahwa apa yang sudah bagus hari ini menjadi sia-sia bila para guru tidak mau berubah, LS hanyalah sarana, tujuan akhirnya adalah mealalui LS ini terjadi peningkatkan kualitas anak didik kita, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air ini.

Arnof, salah seorang pengawas, juga merasa terkesan dengan open lesson ini. pengawas yang selalu hadir dalam setiap open lesson ini, berujar, “Kami merasa terbantu dengan lesson study ini; LS dapat meningkatkan kolaborasi, baik antarguru, antarsiswa maupun antara guru dan siswa. Guru tidak merasa sendiri dalam mmecahkan permasalahan belajar; begitu juga siswa, mereka menjadi lebih nyaman dan dihargai hak belajarnya karena pembelajaran dilakukan dengan kolaborasi, “ imbuh Arnof.

Pada kesempatan akhir, Eri Sarimanah, yang juga koordinator LS di Universitas Pakuan berharap pada bulan Novemebr tahun 2018 nanti SMPN 3 Cibinong, SMPN 4 Cibinong, dan SMPN 1 Cigombong akan diagendakan sebagai sekolah yang akan dijadikan tempat school visit dalam kegiatan International Conference Lesson Study (ICLS) yang akan digelar di Universitas Pakuan Novemebr tahun depan. Para delegasi dari berbagai negara seperti Inggris, Jepang, Thailand, dan berbagai utusan negara lainnya akan mengunjungi sekolah tersebut untuk melihat pelaksanaan lesson study. “Semoga dengan LS ini benar-benar dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mengangkat citra Kabupaten Bogor di kancah internasional,” Ungkap Kang Sumar. (*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*