web

Banyak Keluhan Dari Masyarakat, Pemkab Tasik Berencana Cerai dengan BPJS

JABARONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berencana untuk memutus kerjasama dengan BPJS. Rencananya kebijakan itu akan diberlakukan pada tahun 2018 mendatang.

Uu menuturkan selama ini pihaknya kerap menerima banyak keluhan dari masyarakat tentang pelayanan BPJS. Pertama, kata Uu, ada banyak masyarakat yang kerap ditolak oleh BPJS lantaran masalah administrasi.

“Salah sedikit saja nama di KTP itu BPJS menolak. Sementara masyarakat rumahnya jauh. Ada yang dari Bojonggambir, Culamega dan daerah lainnya. Kalau harus bulak balik kan ongkosnya mahal,” kata Uu, Jumat (10/11/2017) dikutip dari PRFM via wartawan Kabar Priangan Online Imam Mudofar.

Selain itu, sambung Uu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga merasa teknis pembayaran layanan BPJS ini dianggap ribet. Alhasil, kata Uu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berenca akan memutuskan kerjasama dengan BPJS.

“Rencananya akan mulai kita berlakukan tahun depan,” lanjut Uu.

Sampai dengan saat ini, menurut Uu rencana tersebut tengah dibahas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Sebagai penggantinya, lanjut Uu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan menggratiskan biaya kesehatan masyarakat asalkan mau dirawat di Kelas 3.

“Jadi kalau masyarakat sakit langsung masuk saja ke rumah sakit. Akan kita gratiskan asal mau dirawat di kelas 3. Teknisnya nanti kita atus seperti apa. Yang pasti harus memudahkan masyarakat,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*