Banjir Bandang Cilaku Cianjur - breakingnews.co.id

Pasutri Tewas Terseret Banjir Bandang di Agrabinta Cianjur

CIANJUR – Pasangan suami istri, Endin (67) dan Hobiah (50) dilaporkan tewas, menyusul banjir bandang yang menerjang Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan informasi. keduanya terbawa arus banjir bandang saat akan menyeberang Sungai Cisokan, Senin (27/11/2017) malam.

“Pasangan suami istri yang berprofesi petani ini mau pulang ke rumah dengan menggunakan rakit,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai kepada wartawan, dikutip dari repuiblika.co.id, Selasa (28/11/2017) sore.

Dari dua orang korban ini satu jenazah atas nama Hobiah sudah lebih dahulu diketemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara suaminya hingga kini belum berhasil ditemukan dan menghilang sejak Senin malam.

Ahmad mengatakan, petugas BPBD dan relawan serta warga melakukan pencarian dengan menyusuri sungai Cisokan. Upaya pencarian, dia mengatakan, dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Namun hingga kini jasad korban belum juga ditemukan.

Dijelaskan, banjir bandang di Agrabinta merendam puluhan rumah di di Desa Bojongkaso dan Desa Mekarsari. Dari pantauan petugas lanjut dia banjir tersebut pada Selasa sore sudah surut. Sebelumnya ketinggian banjir sempat mencapai setinggi lutut orang dewasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*