SAMBUT HUT LAPAN KE-54, BALAI LAPAN GARUT GELAR LOMBA ROKET AIR TINGKAT SMA SE-JABAR SELATAN

Jabaronline.com – Perwakilan dari 15 Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat saling bersaing dalam lomba roket air yang diselenggarakan oleh Balai LAPAN Garut dalam rangka memeriahkan HUT LAPAN yang ke-54, Minggu (3/12/2017).

Bertempat di Landasan Peluncuran Roket, sejumlah 30 kelompok terlibat dalam kompetisi tersebut. Setiap kelompok terdiri dari 3-5 siswa. Tiap kelompok masing-masing diperbolehkan mengikuti lomba roket air balistik maupun separasi.

Kepala Balai LAPAN Garut, Rahadyan Lingga Laksita sangat mendukung terseleggaranya acara tersebut. Ia berpesan agar setiap siswa berkompetisi secara jujur dan menjunjung tinggi sportivitas.

Hal senada diungkapkan oleh Lasinta Ari Nendra Wibawa, selaku Ketua Panitia lomba roket air. “Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam setiap kompetisi ataupun lomba. Hanya saja, tim yang terbaik adalah tim yang menunjukkan kemampuan terbaik dan menghargai apapun hasil akhirnya.”

Sementara itu, juri lomba roket air terdiri dari 3 dewan juri, yaitu Yudi Haryanto, Lasinta Ari Nendra Wibawa, dan Sumpena—yang merupakan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cikelet, Garut.

Juri Lomba Roket Air. Dari kiri ke kanan: Sumpena, Lasinta Ari NW, Yudi Haryanto

Adapun yang menjadi juara lomba roket air balistik berturut-turut dari Juara 1 hingga Juara 3 yaitu: SMK N 2 Garut (Kelompok 1), SMA Plus Persis Pameungpeuk (Kelompok 2), SMK N 5 Garut (Kelompok 1). Sedangkan lomba roket air separasi berturut-turut dari Juara 1 hingga Juara 3 yaitu: MAN 3 Garut (Kelompok 2), SMK N 2 Garut (Kelompok 1), dan MA Mardliyah Pameungpeuk (Kelompok 1). Sementara juara desain roket terbaik dimenangkan oleh SMK N 9 Garut (Kelompok 1).

Para pemenang lomba roket air balistik dan separasi selain mendapatkan tropi dan piagam penghargaan, juga mendapatkan bingkisan hadiah. Adapun hadiah dari Juara 1 hingga Juara 3 lomba roket air balistik dan separasi berturut-turut yaitu netbook, printer, dan DVD Portable. Sedangkan juara desain terbaik mendapatkan hadiah Kamera Digital.

“Kemajuan tidak diukur dari saat sekarang ini, melainkan sejauh mana kita akan melangkahkan kaki ke depannya. Semoga apa yang menjadi mimpi kita untuk menjadi juara kelak dapat tertulis di kamus peristiwa hari esok,” tutup Lasinta, saat memberikan motivasi penutup bagi siswa-siswa yang belum beruntung menjadi juara.

Acara yang dibuka pukul 08.00 WIB tersebut ditutup pada pukul 16.00 WIB.

(Kinanthi Anggraini)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*