Air Kelapa, Menyegarkan dan Menyehatkan

Oleh : Umar Islami,  Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung

Selama berabad-abad, orang-orang dari daerah tropis telah mengetahui manfaat kesehatan dari air kelapa yang berasal dari kelapa hijau muda (dogan). Air kelapa muda adalah minuman alami rendah kalori yang lezat dan menyegarkan. Beberapa dekade penelitian menunjukkan bahwa air kelapa adalah sumber nutrisi yang kaya, diantaranya : asam amino esensial (lisin, leusin, sistein, fenilalanin, tirosin, histidin, dan triptofan), asam palmitat dan oleat, serta mineral seperti besi, seng, dan mangan. Gula utama dalam air kelapa adalah glukosa, fruktosa, dan sukrosa, sedangkan asam tartrat, sitrat dan malat adalah asam organik yang melimpah terkandung dalam air kelapa muda.

Air kelapa adalah minuman ringan yang sangat baik dan mengandung vitamin B, terutama asam nikotinat (B3), asam pantotenat (B5), biotin, riboflavin (B2), asam folat, tiamin (B1), dan piridoksin (B6). Selanjutnya, air kelapa juga mengandung vitamin C, asam folat, asam amino bebas, fitohormon, enzim dan faktor pendukung pertumbuhan. Air kelapa digunakan sebagai pengganti dekstrosa glukosa dalam keadaan darurat medis dan memberikan keseimbangan elektrolit isotonik. Selama Perang Dunia II, air kelapa muda digunakan sebagai pasokan gula pada keadaan gawat darurat karena tidak adanya gula steril. Mikronutrien dalam air kelapa juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Rehidrasi Tubuh 

Air kelapa adalah pereda haus yang sangat baik terutama saat musim panas di daerah tropis. Karena komposisi elektrolitnya, air kelapa juga digunakan untuk merehidrasi tubuh jika terjadi dehidrasi dan kehilangan cairan akibat kolera, diare, disentri, muntah dan keringat berlebihan setelah berolahraga berat. Sumber karbohidrat yang baik dapat membantu mengangkat tingkat energi tubuh seseorang.2,3 Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa dapat digunakan untuk merehidrasi tubuh terutama setelah berolahraga. Faktanya, sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of International Society of Sports Nutrition (Jurnal kedokteran olahraga dan gizi) menemukan bahwa air kelapa memiliki efek positif yang sama dengan minuman olahraga.

Menurunkan Tekanan Darah
Air kelapa dianggap baik untuk mengendalikan tekanan darah tinggi, berkat kandungan vitamin C, kalium dan magnesiumnya. Kalium, khususnya, membantu menurunkan tekanan darah dengan menyeimbangkan efek negatif natrium. Pemberian ekstrak etanol dari C. nucifera endocarp (EEC) secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik rata-rata pada tikus model hipertensi. Efek ini dikaitkan dengan pengaktifan langsung jalur nitrat oksida / guanylate cyclase serta stimulasi reseptor muskarinik dan / atau jalur siklooksigenase.

Kardioprotektif (Pelindung Organ Jantung)
Air kelapa bebas kolesterol dan lemak menawarkan manfaat kardioprotektif. Air kelapa membantu menurunkan low-density lipoprotein (LDL) dan meningkatkan kadar lipoprotein densitas tinggi (HDL), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. Air kelapa muda maupun air kelapa matang memiliki efek menguntungkan pada metabolisme lipid untuk melawan peningkatan kolesterol total, very low-density lipoprotein (VLDL), LDL dan trigliserida. Selain itu, air kelapa memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi (anti radang) dan antiplatelet (anti pembekuan darah) dan membantu memperbaiki sirkulasi. Dengan demikian, membantu mengurangi pembentukan plak di arteri dan menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Aksi biologis kelapa yang penting ditunjukkan dengan menggunakan model eksperimental infark miokard yang diinduksi oleh isoproterenol pada tikus. Memberi makan hewan-hewan ini dengan air kelapa melindungi jantung terhadap infark miokard dan menurunkan peroksidasi lemak dalam mitokondria.

Hepatoptotektif (Pelindung Organ Hati)
Efek hepatoprotektif dari air kelapa diteliti pada tikus organik yang mengandung karbon tetraklorida (CCl4). Karbon tetraklorida menyebabkan peningkatan kadar glutamat transaminase oksaloasetat dan glutamat transaminase piruvat serta menyebabkan nekrosis hati dan hati berlemak, sedangkan tikus yang diberi air kelapa menunjukkan penurunan aktivitas enzim ini.

Efek Anti-inflamasi (Anti Radang)
Air kelapa muda dan matang menunjukkan efek antiinflamasi yang sangat baik. Air kelapa mengandung flavonoid. Komponen ini bertanggung jawab atas efek anti-inflamasi karena menghambat sintesis prostaglandin. Air kelapa juga dilaporkan memiliki efek antihistamin yang selanjutnya berkontribusi pada aktivitas anti-inflamasi. Selanjutnya air kelapa mengandung asam absis (ABA). ABA dapat berkontribusi pada aktivitas antiinflamasi dengan mengaktivasi proliferator-activated reseptor-gamma (PPAR-γ). Menurut Kelly et al., aktivasi agonis PPAR-ist menghasilkan penghambatan langsung pada peradangan melalui tindakan pada faktor nuklir-kappa B. Air kelapa juga dapat menghambat monosit protein-1 yang menginduksi migrasi monosit. Selain itu, efek ini dapat dikaitkan dengan adanya asam salisilat pada air kelapa muda. Konsentrasi asam salisilat pada air kelapa mulai menurun seiring kematangan buah. Oleh karena itu, nutrisi yang terkandung dalam air kelapa muda lebih baik dibandingkan dengan air kelapa matang.

Menormalkan Gula Darah
Air kelapa mengandung asam amino dan serat makanan yang membantu mengatur gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Karena membantu memperbaiki sirkulasi, air kelapa juga baik untuk mengurangi gejala seperti mati rasa di kaki dan kecenderungan aterosklerosis. Sebuah studi 2015 mempelajari efek terapeutik air kelapa sebagai antidiabetik yang dimediasi oleh L-arginine-nitric oxide pathway pada tikus dengan diabetes. Air kelapa dapat menurunkan kadar gula dalam darah dan HbA1c. Air kelapa juga bekerja sebagai antitrombotik (anti penggumpalan darah) dan penurun stres oksidatif sel.

Diuretik Alami dan Renoprotektor (Pelindung Organ Ginjal)
Air kelapa bertindak sebagai diuretik alami karena air kelapa meningkatkan produksi dan aliran urin. Air kelapa juga membantu mencegah masalah seperti infeksi saluran kemih. Karena kandungan potassium yang tinggi, air kelapa membantu alkalizing urin dan melarutkan beberapa jenis batu ginjal untuk akhirnya mengeluarkannya dari tubuh. Analisis sampel urin menunjukkan penurunan drastis jumlah kristal kalsium oksalat pada model tikus wistar. Air kelapa juga secara signifikan menurunkan kadar kreatinin dan urea serta signifikan mengurangi peroksidasi lipid dan menurunkan aktivitas enzim superoksida dismutase dan katalase.

***

Penulis :

Umar Islami,  Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung & Mahasiswa S-2 IKD Fakultas Kedokteran ,Unpad, Bandung

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*