Gebyar Drama ; FKIP Universitas Pakuan Suguhkan Pementasan Berkualitas

BOGOR – Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan menggelar pentas drama di Gedung Kesenian Kemuning Gading, Komplek Kantor Walikota Bogor, 13-14 Januari 2018. Acara yang beranama Gebyar Drama itu mengusung tema Tribute Putu Wijaya. Pentas drama tersebut menampilkan empat kelompok drama yang memainkan naskah-naskah yang berbeda, yaitu BOR, AIB, SUAP, dan ZETAN karya Putu Wijaya.

Kelompok-kelompok yang tampil dalam acara tersebut adalah kelompok kelas yang beranggotakan mahasiswa-mahasiswa semester V di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpak. acara ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan dalam rangka ujian mata kuliah Apresiasi dan Kajian Drama yang diampu oleh Aam Nurjaman, M.Pd., Wildan F Mubarock, M.Pd., Mukodas, M.Pd dan selaku Kordinator Pementasan, Dra. Sri Rahayu. “Gebyar Drama ini adalah agenda rutin tahunan yang memang diselenggarakan dalam rangka ujian drama, jadi yang ditampilkan adalah kreasi-kreasi atau penampilan yang bukan main-main. Mereka semua berproses berbulan-bulan.” Ujar Aliyah (13/1), ketua pelaksana acara tersebut.

Layaknya memperiapkan sesuatu untuk perlombaan, hasil latihan yang berbulan-bulan itu nantinya akan dipilih beberapa kategori sebagai penghargaan bagi insan-insan yang berprestasi. Nominasi yang akan dipilh oleh para juri, yang terdiri dari dosen-dosen pengampu mata kuliah, di antaranya Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Musik Terbaik, dan Artistik Terbaik. “Walaupun begitu, bukan juara yang jadi tujuan utamanya. Ini tetaplah kegiatan ujian. Jadi yang terpenting adalah nilai dan kepuasan diri setelah berbulan-bulan berlatih.” Sambung Aliyah.

Selain dosen-dosen pengampu mata kuliah Apresiasi dan Kajian Drama, acara tersebut juga dihadiri oleh para wakil dekan di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pakuan, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesias FKIP Unpak, dan dosen-dosen di lingkungan FKIP Unpak. Hadir juga beberapa seniman pertunjukan seperti Bapak Eman yang merupakan sesepuh seniman di Bogor, dan Bung Kancil yaitu tamu kehormatan dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Dalam salah satu sambutan yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Entis Sutisna, M.Pd., acara ini menjadi salah satu acara yang menjadi bukti kegiatan mahasiswa yang menyentuh langsung pada masyarakat, khususnya dalam bidang kesenian.
“Kegiatan ini akan selalu didukung oleh Fakultas, karena acara-acara positif seperti ini akan memberikan citra yang baik untuk mahasiswa FKIP Unpak, khususnya Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Bahkan di FKIP, hanya Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang sudah menjalain kerja sama dan persahabatan dengan Univeristi Kebangsaan Malaysia.” Jelas Dr. Entis Sutisna. Beliau juga menambahkan bahwa sejak dari dahulu, Program Studi Pendidikan Bahada dan Sastra Indonesia selalu menjadi yang terdepan di bidang kesenian.

Dalam sambutan yang lain, Drs. Dadang Kurnia, M. Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Beliau mengatakan bahwa masing-masing program studi di FKIP memiliki keunggulan-keunggulan yang luar biasa. “PGSD juga mengadakan kegiatan penampilan kesenian tari-tarian dan drama, Pendidikan Bahasa Inggris juga mengadakan pentas ujian drama berbahasa Inggris, tapi yang sudah bisa merambah ke luar kampus cuma acara ini.” Katanya dalam sambutan yang diberikannya (13/1). “Pendidikan Biologi tidak menampilkan drama, tapi menyeminarkan hasil kuliah dan penelitian lapangannya.”

Acara yang ditutup pada Minggu (14/1) ini menjadi pusat perhatian masyarakat. Hal ini terbukti, dari empat penampilan selama dua hari itu, taka da satu pun bangku kosong yang tersisa di dalam gedung di setiap pementasan. Para penonton yang berasal dari berbagai kalangan dari mahasiswa, dosen, masyarakat umum, bahkan anak-anak SMA begitu antusias dalam menonton setiap pementasan yang disajikan.

Sandi Budiana, M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan menjelaskan bahwa acara ini memang sudah mendapat perhatian masyarakat di daerah Bogor dan sekitarnya. Meskipun acara pementasan ujian mata kuliah drama ini baru dilaksanakan di GK. Kemuning Gading tiga tahun ke belakang, akan tetapi antusiasme masyarakat untuk menonton setiap pertunjukan sangatlah tinggi. “Sebelumnya, kegiatan ini selalu diadakan di kampus saja. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa keluar kampus dan menjadi ajang menampilkan bagaimana kretivitas mahasiswa di Fakultas kami.” Ujarnya di sambutan hari kedua kegiatan Gebyar Drama (14/1).

Gebyar Drama ini diharapkan menjadi salah satu kegiatan yang memberikan sumbangsih besar pada dunia kesenian di Bogor. Salah satu juri dan pengampu mata kuliah, Aam Nurjaman, M.Pd. mengaku bahwa kegiatan ini menjadi kegiatan yang banyak diapresiasi di media sosial. Di sela sambutan di penutupan, Aam Nurjaman, M.Pd. juga menyampaikan sekilah evaluasi yang telah menjadi catatannya. Dia mengatakan bahwa acara semacam ini masih jauh dari kata sempurna, akan tetapi proses benar-benar tidak bisa membohongi proses yang telah dilakukan.

Suhendra, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahada dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pakuan, dalam pidato epilognya seusai memberikan penghargaan pada para pemenang mengatakan bahwa dari kegiatan seperti inilah banyak keluar bakat-bakat baru, meningkatkan kualitas mahasiswa, dan menajamkan daya kreasi mahasiswa. “Maka dari itu, kegiatan kesenian seperti pertunjukan drama ini menjadi salah satu ujung tombak untuk menunjukan pada masyarakat kualitas mahasiwa kami. Tak heran, pihak Fakultas mendukung penuh kegiatan ini demi terus memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan hobi dan kreativitas di jalur yang bermanfaat.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*