Vokalis The Cranberries Dolores O’Riordan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Vokalis The Cranberries Dolores O’Riordan ditemukan meninggal di kamar hotel di usia 46 tahun. Demikian pernyataan publicist vokalis yang belakangan ikut dalam aksi panggung bersama band D.A.R.K. Dikutip dari DailyMail, Selasa (16/1/2018) Dolores mengembuskan napas terakhir di Hotel Hilton London, Senin (15/1/2018) pukul 09.05. Tak disebutkan penyebab kematiannya namun pihak keluarga sangat kehilangan.

Menyusul kabar duka ini timeline media sosial pun diramaikan tagar Dolores dan The Cranberries. Terakhir Dolores memosting cuitan perpisahan dengan hewan kesayangan sebelum menuju Irlandia pada 4 Januari lalu. Soal penyebab kematian sejumlah teman dekat Dolores menyebut ibu tiga anak itu diketahui tengah depresi berat.

Dua tahun lalu Dolores juga didiagnosis menderita bipolar. Gangguan mental yang menyerang kondisi psikis dan ditandai perubahan suasana hati ekstrem berupa mania dan depresi. Selain itu Dolores juga berjuang mengatasi kecanduan alkohol serta trauma kekerasan di masa kecil.

Di luar isu psikis, faktor kesehatan berupa gangguan rasa sakit di bagian punggung juga membuatnya terpaksa membatalkan sejumlah jadwal tur tahun lalu. Sementara itu  tiga personel The Cranberries, Noel, Mike dan Fergal juga mengungkapkan dukacita mendalam melalui akun Twitter. “Hari ini dunia kehilangan seorang seniman sejati.”

Menikah dengan manajer tur Duran Duran, Dolores dikaruniai tiga orang buah hati, Taylor (20), Molly (16) dan Dakota (12) yang tinggal bersama sang ayah di Kanada. Pernyataan kepolisian London, aparat tiba di lokasi pukul 09.05 atas laporan kematian mendadak. The Cranberries sendiri band Irlandia yang didirikan di Limerick tahun 1989 dengan nama awal Cranberry Saw Us. Band ini terdiri atas Dolores O’Riordan (vokal), Noel Hogan (gitar), Mike Hogan (basis), dan Fergal Lawler (Drumer).

Kiprah mereka yang dikenal lewat sejumlah hits seperti Zombie dan Dreams mulai mendunia pada pada tahun 1990-an lewat album Everybody Else Is Doing It, So Why Can’t We? (1992) yang terjual 5 juta kopi di Amerika Serikat saja. Setelah itu menyusul album No Need to Argue (1994), To the Faithful Departed (1996), Bury the Hatchet (1999), Wake Up and Smell the Coffee (2001) dan Roses (2011).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*