BBPKH MENGEMBANGKAN SAPI BELGIAN BLUE BERSAMA BET CIPELANG BOGOR

BOGOR – Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor bekerjasama dengan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang – Bogor, melaksanakan pengembangan teknologi transfer embrio dan kawin silang sapi Belgian Blue. Kementerian Pertanian berhasil memproduksi sapi Belgian Blue, jenis sapi belgia yang bobotnya bisa mencapai 1,5 ton dalam waktu dua tahun. Sapi ini lahir melalui pengembangan teknologi transfer embrio dan kawin silang yang dilakukan oleh Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang.

Teknologi transfer embrio (TE) pada sapi merupakan generasi kedua bioteknologi reproduksi setelah inseminasi buatan (IB). Transfer embrio adalah suatu proses dimana embrio dipindahkan dari seekor hewan betina yang bertindak sebagai donor pada waktu embrio tersebut belum mengalami implantasi, kepada seekor betina yang bertindak sebagai penerima sehingga resepien tersebut menjadi bunting, menurut Widyaiswara (Pengajar), BBPKH, Sri Teguh Waluyo, Selasa (13/01/2018).

“Teknologi transfer embrio adalah aplikasi bioteknologi reproduksi ternak melalui teknik Multiple ovulation Embrio transfer (MOET) serta rekayasa genetik untuk meningkatkan mutu genetik dalam waktu yang lebih singkat dan jumlah yang lebih banyak, manfaat dari teknologi transfer embrio Belgian Blue meningkatkan populasi ternak unggul, meningkatkan penyediaan sumber bibit unggul, mempercepat pengenalan material genetik baru lewat ekspor embrio beku, memanfaatkan sapi lokal yang kurang unggul untuk menghasilkan keturunan yang unggul serta menghasilkan pejantan unggul untuk disebarkan spermanya”, kata Sri.

“BBPKH Cinagara-Bogor diberi jatah 15 straw embrio Belgian Blue, sampai hari ini sudah empat ekor yang ditransfer embrio, kegiatan tersebut berlanjut sampai beberapa bulan ke dapan,” pungkasnya. (Seto)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*