Sastra

Agus R. Sarjono ; Sajak Palsu

Sajak Palsu karya Agus R. Sarjono   Selamat pagi Pak, selamat pagi Bu, ucap anak sekolah dengan sapaan palsu. Lalu mereka pun belajar sejarah palsu dari buku-buku palsu. Di akhir sekolah mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka yang palsu. Karena tak cu- kup nilai, maka berdatanganlah mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru untuk menyerahkan amplop berisi per- hatian   dan ...

Read More »

Perajin Patah Hati ; Teguh Syafaat

Adinda   Waktu serasa berhenti saat kau tersenyum, Adinda.   Dadaku berdebar waktu mencuri pandang, sebab senyummu jelas bukan untukku.   Kau hanya melintas. Namun dalam ingatanku, caramu berjalan tetap membekas.   Entah kenapa, saat melihatmu, aku selalu ingin mengusir perasaan-perasaan khawatir.   Aku khawatir sebuah perkenalan justru melukai, umpamanya.   Kota Hujan, 2016   Menyimpan Diam-diam*   Memandangmu adalah ...

Read More »

Baca Yuk!!! Novel InsPiratif Karya Wildan F Mubarock

Sebuah Pengantar Dari Aku yang Menyapamu Sastrawan Imut Sarjana merupakan gelar yang menjadi ukuran seseorang un- tuk tidak dipandang sebelah mata. Suatu ukuran yang dapat menjamin masa depan yang cerah. Orangtua dengan susah payah mempersiapkan biaya untuk bisa memenuhinya. Dengan daya upaya, cucuran keringat, dan air mata, bahkan sampai menjual kekayaan yang dimilikinya. Tidak pernah ketinggalan doa yang terus mengalir ...

Read More »

Segera Terbit Kataberkata ; Pengrajin Patah Hati

Kataberkata Ada yang menjadi fokus bagi Wildan F. Mubarock dalam menuangkan kata demi kata. Bagian fungsi dan makna dibiarkan berganti peran. Fenomena disejajarkan dengan kegamblangan di tiap baris dan pilihan katanya. Menyusun posisi sebagai “serangan” tafsir yang kadang jadi gelombang unik jika diperhatikan. Bentuk puisi yang “main-main” dan berusaha untuk mengajak kita lebih baik setiap membacanya. Sedikit demi sedikit, Wildan ...

Read More »

Sepasang Waktu – Sajak panjang yang tak berkesudahan

Sepasang Waktu Sajak panjang yang tak berkesudahan   Napas sesak penuh tanya Mata nanar penuh ingatan Sorot hampa penuh keraguan Hadir gamang penuh kebimbangan Masihkan bisa bersama?   Ada malam-malam penuh harap Namun tak kunjung jua kita bertatap Ada malam-malam penuh doa dan sajak Namun tak kunjung juga hati kita beranjak   Apakah “rasa” bersalah? Bilamana ia tak memiliki arah? ...

Read More »

CERPEN ; Kampung Para Pencuri oleh Iis W Kartadinata

Awalnya Legok Badog adalah kampung yang ramai. Penduduknya hidup normal. Tanpa helaan nafas lelah dari manusianya. Ada adat saling memberi. Juga saling memahami kebutuhan satu sama lain. Setiap orang di kampung Legok Badog bebas menikmati apa pun yang bisa dinikmati. Miliknya sendiri maupun milik orang lain. Jika seseorang kehabisan makanan, pakaian, bahkan keperluan lain yang lebih mewah, dia bisa mengambil ...

Read More »

KataBerkata ; Wildan F Mubarock

  Percakapan panjang di perjalanan   Kebanggaan tak bertepi saat punya HP dan gadget baru Saling adu canggih Pada adu mahal Gengsi tikam fungsi Padahal tanpa telinga dan mata HP dan gadgetmu cuma rongsokan.    # Kepatuhan dekat dengan kemusyrikan Aku melihat bawahan meninggalkan salat demi tugas semata… Gila ini!   # Demi Allah, keturunanku; haram jadi koruptor sekalipun ngayal! ...

Read More »

Seluas Cahaya Kata, Suara Hati yang Memabukkan

Resensi Buku : Seluas Cahaya Kata adalah antologi puisi Dadan Suwarna yang mengungkapkan harapan, impian, dan pencarian manusia. Sekelumit keadaan yang tetap bertolak belakang dibanding idealisasi nilai. Puisi ini menyoal kenyataan sebagai hidup yang tidak seutuhnya merangkum impian, suara di sana yang tidak sepenuhnya mewakili penderitaan yang sama di sini. Nyata betapa hari ini yang gaduh telah gagal menyuarakan kenyataan ...

Read More »