ICLS ke-9 Ajang Pertemuan Penggiat Lesson Study dari Dalam dan Luar Negeri

Kota Bogor – Untuk ke-9 kalinya, International Conference On Lesson Study (ICLS) kembali digelar atas kerjasama Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI) dengan Universitas Pakuan Bogor. Acara tersebut digelar dari tanggal 11 sampai 13 Oktober 2018.

Hadir pejabat Kemenristek Dikti yaitu Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd. Direktur Karir dan SDM, acara dibuka oleh Rektor Universitas Pakuan. Selama dua hari peserta mengikuti paparan dari para KS di sesi pagi bertempat di Gedung Graha Pakuan Siliwangi, dan dua hari sesi pararel bertempat di gedung Program Pascasarjana Universitas Pakuan dengan menggelar dalam satu sesi 6 ruang seminar.

Open lesson pada agenda school visit diikuti oleh peserta ICLS dari berbagai provinsi dan juga luar negeri. Para peserta merasakan betapa pembelajaran yang digelar mampu mewujudkan kemandirian belajar siswa, mereka dapat saling belajar. Tertanam jiwa untuk tidak saling berkompetisi, serta tertanamnya karakter positif melalui pembiasaan. Kemudian, bagi guru dan juga observer betapa besar manfaat Lesson Study, karena anak-anak dapat belajar sehingga banyak lesson learnt yang diperoleh demi perbaikan pembelajaran. Guru semakin kuat dalam membangun kolegalitas, dapat bekerja sama, dan semoga semakin profesional dalam bertugas.

Pada kesempatan itu, turut hadir juga para Keynote speaker yang merupakan para pakar LS tingkat dunia seperti Prof. Manabu Sato, Ph.D. dari Gakushuin University, Japan, Prof. Siripaarn Suwanmonkha, Ph.D. dari Chulalongkorn University, Thailand, serta Prof. Tatsuya Kusakabe, Ph.D. dari Hiroshima University hadir memberikan banyak ilmu dan pengalaman kepada para peserta ICLS.

 

Begitu pun Keynote Speaker dalam negeri yaitu Presiden ALSI Bapak Sumar Hendayana, Ph.D. (UPI) dan Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si. (UPI) memberikan paparan yang sangat bermanfaat tentang LSLC.

Ketua panitia ICLS Dr. Eri Sarimanah, M.Pd. mengatakan bahwa pada penyelenggaraan ICLS ke-9 ini diikuti oleh 122 presenter dan 55 orang sebagai peserta. Hadir memeriahkan ICLS peserta dari Jepang, Thailand, dan Malaysia. “Sedangkan peserta dan presenter dari dalam negeri dari mulai Aceh, Medan, Riau, Padang, Bengkulu, Jambi, Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Tegal, Purwokerto, Sukoharjo, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Malang, Bali, Lombok, Pontianak, Samarinda, palopo (Sulawesi Selatan), Palu (Sulteng), Ternate (Maluku Utara), Papua turut hadir memberikan sharing hasil penelitian dan sharing Implementasi LS,” katanya.

Sementara itu, salah seorang presenter dari Universitas of Tokyo yaitu Yoko Nishimura menuturkan “I learned a lot from this conference. see you next time”, selain itu Naomi Takasawa dari JICA mengatakan bahwa melalui ajang ICLS, semua dapat belajar dan beroleh pengalaman berharga tentang pentingnya belajar dari siswa. “Hal yang menarik diungkapkan dalam paparannya oleh Prof. Siripaarn yaitu pentingnya belajar untuk berkompetisi dengan diri sendiri,” tuturnya.

Kemudian, seorang Peserta ICLS dari Universitas Kembangsaan Malaysia (UKM)
Noel, Ph.D. mengungkapkan bahwa dirinya dapat belajar dari penampilan guru model. “Cikgu (Tuan Guru) telah mampu memotivasi siswa untuk belajar. Lain itu, Siswa mampu menulis puisi dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan ICLS diakhiri dengan kegiatan School Visit ke-empat sekolah piloting (SDN Kencana 3, SMPN 3 Cibinong, SMPN 4 Cibinong dan SMPN 1 Cigombong.

Komentar