Program “ISMUBA” Di Sekolah Muhammadiyah, Cetak Siswa Prestatif

(Jabar Online)- Forum Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Bandung menyelenggrakan pembekalan untuk para kepala sekolah dan guru yang berada di SD/MI hingga SMA/K, MA dan SLB. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan karakteristik pendidikan Muhammadiyah pada marwah pergerakan dan cita-cita hidup yang Islami dan istiqomah. Dalam menegakkan amar ma’ruf nahyi munkar di sekolah, sebagai salah-satu amal usaha yang berfungsi mencetak kader handal, berkepribadian ajeg serta selaras dengan aspek spiritual, mental dan intelektual. Acara berlangsung di SMP Muhammadiyah 4 Margahayu, Jl Kopo Sayati 337 Bandung.

Ketua Forum Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Bandung, Idan Darmawan S.Pd, M.Si, menjelaskan, “kegiatan ini merupakan langkah untuk menyamakan persepsi dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Khususnya program pusat “ISMUBA”, (keislaman, muhammadiyah, dan bahasa), jelasnya kepada wartawan.

Lebih lanjut Idan Darmawan S.Pd, M.Si, memaparkan isi kegiatan pembekalan yang berlangsung. “Melalui kegiatan ini, terjalin silahturahmi antara pengurus Dikdasmen Muhammadiyah, kepala sekolah dan guru. Semua pihak diharapkan berperan aktif menyampaikan aspirasi untuk kemajuan pendidikan. Aspirasi yang masuk akan dihimpun majelis Dikdasmen, lalu akan disampaikan ke PDM hingga Pengurus Pusat Muhammadiyah. Sehingga semua sekolah Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Bandung. Baik sarana IT, sumber daya manusia, mebeler, fisik bangunan sekolah hingga terpenuhinya ruang kelas baru”

Seperti sarana IT untuk persiapan UNBK, kita targetkan tahun 2019, tidak ada sekolah yang menyelenggarakan Ujian Berbasis Kertas Pensil, semua UN Berbasis Komputer, karena ini merupakan kebutuhan jaman. Sekolah yang masih akreditasinya “B” targetnya harus menjadi ‘A’, dan yang sudah “A”, harus dipertahankan menjadi yang terbaik.

Saat ini ada kurang lebih 500-600 pendidik yang mengajar di 1 SMK, 6 SMA, 9 SMP, 1 Mts, 9 SD, 3 MI, 9 TK, 15 RA, SLB hingga pesantren Muhammadiyah di Kabupaten Bandung.

Sebagai ketua Forum, Idan Darmawan S.Pd, M.Si, mengungkapkan terimakasih kepada pengurus daerah hingga pusat Muhammadiyah dan juga pemerintah daerah. “Dengan sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Muhammadiyah. Semua saling membantu, seperti dengan program “Sabilulungan” Bupati Bandung H.Dadang M. Naser S.Ip, S.H, M.I.Pol, yang dijalankan sahabat saya. Untuk sama-sama meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bandung.

Selanjutnya Ketua Dikdasmen Muhammadiyah, Didin Setiawan M.Pd, memaparkan, “Kegiatan ini akan memperkuat fungsi dan peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan lahirnya Forum Guru Muhammadiyah di Kabupaten Bandung. Pertemuan ini rutin setiap bulannya, sebagai langkah konsolidasi untuk meningkatkan kualitas pendidik, khususnya dikurikulum “keislaman, Muhammadiyah dan bahasa arab”.

Forum ini juga dipersiapkan bagi guru untuk membuat soal ujian dan UAMBN. Dengan berkumpul melalui forum, para guru diharapakan saling diskusi, membantu untuk meningkatkan kualitas diri agar mampu mencetak generasi yang unggul. Dan mencapai kesejahteraan hidup dalam menjalankan profesinya.

Diklat ini membahas persamaan bahan ajar dan teknis pelaksanaan kurikulum. Dan strategi untuk membangun karakter siswa yang religius. Karena sekolah Muhammadiyah ini memiliki keunggulan dibidang agama dan standar isi pendidikan dasar dan menengah yang lebih, bukan hanya target kognitif. Tapi harus sampai kepada pembiasaan yang menjadi karakter, seperti pelaksanaan sholat duha disekolah, penerapan ahlak yang bersumber Al-Quran dan Hadist.

(Wartawan: Dwi Arifin S.Pd)

 

Komentar