Sukses Workshop, Global Aliya Berencana Dirikan SMK Robotika

Jabar Online (Bandung);- Yayasan Global Aliya Indonesia mengadakan kegiatan workshop dan galeri inovarif pada tanggal 21-24 Mei 2018, dari jam 13.00 – selesai. Acara dihadiri Siswa, Guru SMK sederajat, Mahasiswa dan Umum. Acara ini disponsori oleh Sophia Akadia. Seminar dengan tujuan menambah wawasan Edukasi, Inovasi, serta membangun jiwa kewirausahaan untuk mejembatani antara ilmu dengan kemampuan dasar dan teknologi. Seminar bertempat di kantor Global Aliya Indonesia jln. Terusan Kopo Km 13, No.196 Pamoyanan Katapang Kabupaten Bandung. Hadir sebagai narasumber Ir.Endra Joelianto PhD dan tamu undangan Kepala Dispora H.Slamet Mulyana S.H, M.Si

Dalam sambutannya H.Selamet Mulyana S.H, M.Si, Kepala Dispora Kabupaten Bandung, mengemukakan bahwa, “ peningkatan sumber daya alam kita jaman sekarang sudah masuk Digitalisasi Industri. Yang tentunya bagaimana caranya agar robot bergerak saat jarak jauh. Suatu alat benda untuk memudahkan manusia, yaitu robot. Robotika berbasis Sains Teknologi Engineering Matematik (STEM) dapat melatih pelajar dalam menerapkan pengetahuannya untuk membuat desain sebagai bentuk pemecahan masalah terkait lingkungan dengan memanfaatkan teknologi. Memudahkan dan mengembangkan para pelajar agar menjadi inovatif”

Dalam sambutan dan presentasinya narasumber Ir. Endra Joelianto, PhD. menyampaikan bahwa, robotika adalah panggung podium yang menyenangkan dan sangat menarik yang menumbuhkan keterampilan inti yang diperlukan untuk pembelajaran seumur hidup yang sukses di abad ke-21. Robotika memperkuat keterampilan inti yang ditemukan dalam ilmu terapan standar, teknologi dan kurikulum matematika sambil mengajar kepemimpinan, kerja tim, manajemen waktu, dan keterampilan organisasi dan desain. Sembilan pilar industri 4.0, terdiri dari simulasi, data besar, manufaktur tambahan, robot otonom, keamanan cyber, internet hingga integrasi sistem. Robotika sangat mahal, karena prosesnya rumit. Perubahan dramatis dalam teknologi (sensor, mikrokontroler, ICT) dalam beberapa tahun terakhir memungkinkan terselenggara pendidikan robotik.

Definisi robot menurut kamus webster merupakan “Perangkat otomatis yang melakukan fungsi biasanya dianggap berasal dari manusia atau mesin dalam bentuk manusia (webster, 1993).”

Sedangkan definisi fiktif yaitu sistem apa pun dengan sensor, komputer, dan efektor. Robot harus memiliki minimal 4 derajat kebebasan. Derajat kebebasan adalah jumlah gerakan independen yang dapat dilakukan suatu objek dalam ruang tiga dimensi.

Tiga Hukum Robotika (sering disingkat menjadi Tiga Hukum atau dikenal sebagai Hukum Asimov) adalah seperangkat aturan yang dibuat oleh penulis fiksi ilmiah Isaac Asimov. Aturan itu diperkenalkan dalam cerita pendeknya tahun 1942 “Runaround” (termasuk dalam koleksi 1950 I, Robot), meskipun mereka telah dibayangkan dalam beberapa cerita sebelumnya. Tiga Hukum, dikutip dari “Handbook of Robotics, 56th Edition, 2058 A.D.”, adalah Robot tidak dapat melukai manusia atau karena tidak bertindak, memungkinkan manusia untuk ikut celaka. Robot harus mematuhi perintah yang diberikan oleh manusia kecuali jika perintah tersebut akan bertentangan dengan Hukum Pertama. Robot harus melindungi keberadaannya sendiri selama perlindungan tersebut tidak bertentangan dengan Hukum Pertama atau Kedua.

Asimov juga menambahkan hukum keempat atau nol untuk mendahului yang lain. Robot mungkin tidak membahayakan manusia  atau dengan tidak bertindak, membiarkan manusia menjadi berbahaya, jelasnya Ir.Endra kepada para peserta.

Disisi lain, Ketua Yayasan Global Aliya Indonesia / Penyelenggara Workshop, Sri Hendrawati menjelaskan bahwa, Visi Global Aliya Indonesia adalah membentuk generasi mulia yang unggul, peduli dan pengabdi. Sedangkan Misi dari Global Aliya Indonesia itu sendiri adalah menyiapkan sumber daya generasi muda yang mulia yang dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat Indonesia. Menciptakan generasi mulia yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan kemampuan untuk bekerjasama demi kemaslahatan bangsa Indonesia. Meningkatkan pengetahuan pendidikan, penelitian dan keterampilan peserta didik dalam rangka meningkatkan daya kompetitif bangsa.

Mimpi Kami (Our Dream) Global Aliya Indonesia yaitu, berkontribusi untuk memajukan pemuda / pemudi di Indonesia pada umumnya dan di Kabupaten Bandung khususnya  berencana membangun SMK / Madrasah yang berkosentrasi di bidang robotik. Saat ini Global Aliya Indonesia sudah memiliki Perpustakaan, PAUD, kursus Bahasa Inggris. Dan menyelenggarakan seminar-seminar hingga bakti sosial untuk membangun generasi bangsa.

(Kontributor: Hanatasya P. Dewi)

Komentar