Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor: Skip Challenge Berbahaya!

Bogor (Headlinebogor.com) – Di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor H. Fahrudin mengatakan, bagian kesiswaan setiap sekolah sudah menyebar himbauan agar sekolah waspada.

“Kita sudah hari ini (kemarin,red) mengingatkan siswa agar tidak kekerasan di sekolah yang mengakibatkan kerugian” ungkapnya.

Intinya, lanjut Fahmi-sapa akrab Fahrudin,  dinas pendidikan terus mengontrol siswa dengan berkordinasi ke seluruh kepala sekolah.

“Kita mengunakan sarana media yang ada mengingatkan karena itu anak-anak kita. Masyarkakat agar waspada tindakan anak-anak yang berbahaya. Insya Allah kita juga mengingatkan seperti paling cepat adalah dengan komunikasi,” ucapnya.

Fahmi mengimbau agar orang tua berperan dalam menasehati putra-putrinya. Kepada siswa-siswi di Bogor, imbuh dia, harus mencari tindakan yang positif dan membawa manfaat.

“Jadi bermain yang bagus, yang berkah.  Tidak merugikan diri sendiri dan apa lagi orang lain. Tetap disiplin, tidak melakukan hal yang menyimpang,” himbaunya kepada seluruh siswa Kota Bogor.

Kecemasan juga dikhawatirkan dunia pendidikan di Tegar Beriman. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bogor Apendi Arsyad segera mengelar pertemuan pekan depan. Pembahasan ini bersama dinas pendidikan dan aktivis pendidik.

“Ini sangat membahayakan perlu ada tindakan pengawasan sekolah masing dicegah oleh guru informasi kepada siswa oleh guru olahraga. Kalau bahaya pingsan tidak hidup lagi jadi bisa bahaya,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group).

Selain  pemerintah, kata Apendi, peran orang tua perlu dilibatkan. Termasuk lingkungan di tingkat kepala desa sampai RT/RW.

“Skip challenge harus disampaikan bahaya. Kita sama-sama pencegahan sekolah dan perlu peran pemda,” tuturnya.

 

Baca juga : Skip Chalenge Permainan Pencabut Nyawa

 

(radar bogor/don/net/c)

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*