Rinanda Nurul Fitri Mahasiswa Berprestasi Universitas Pakuan 2017

(Headlinebogor.com) – Rinanda Nurul Fitri atau yang sering disapa Rinanda ini merupakan mahasiswi Universitas Pakuan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Ia merupakan mahasiswi aktif yang sedang mengemban studi disemester enam. Ketua Program Studi, Ibu Elly Sukmanasa, M.Pd memanggil Rinanda dan Priska untuk mengikuti kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) Tingkat Program Studi dengan membuat karya tulis ilmiah dan membawa sertifikat prestasi. Beliau juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang ditujukan untuk memberikan penghargaan pada mahasiswa aktif dan berprestasi yang telah lulus dari beberapa tahapan seleksi. Seleksi untuk menjadi Mahasiswa Berprestasi adalah membuat karya tulis ilmiah dan mempresentasikannya, memiliki kecakapan bahasa Inggris dalam berkomunikasi maupun presentasi karya tulis ilmiah, memiliki IPK diatas 3,00, merupakan mahasiswa semester 1-6, memiliki sepuluh atau lebih prestasi akademik maupun non akademik, memiliki kegiatan organisasi, memiliki sikap dan perilaku baik. Mahasiswa berprestasi tidak hanya pintar dalam pelajaran saja, melainkan dalam berkomunikasi, berogranisasi, dan bersosialisasi.

Pada 20 Februari 2017 yang lalu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan melaksanakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat Fakultas yang diikuti oleh tujuh mahasiswa dari empat program studi. Tiap program studi mengirimkan dua kandidat, terkecuali program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Para mahasiswa melakukan seleksi perseorangan dengan memasuki empat ruangan berbeda dengan tiap juri yang sudah siap diruangan. Pada hari yang sama, ditetapkanlah ranking oleh para juri. Hasil tersebut mengirimkan Rinanda maju sebagai perwakilan fakultas untuk mengikuti Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Pakuan.

01 Maret 2017 merupakan sebuah hadiah bagi cewek pisces yang sedang demam ini, karena dengan pakaian yang salah kostum atau saltum, ia dipilih menjadi perwakilan Universitas Pakuan untuk mengikuti lomba PILMAPRES Tingkat Kopertis Wilayah IV atau secara umum merupakan Tingkat Provinsi Jabar-Banten di Bandung. Pada tingkat universitas, ia merupakan satu dari lima perwakilan mahasiswa tingkat fakultas program sarjana dan dua perwakilan mahasiswa program diploma.

Pada 10-11 April 2017 di Bandung-Jatinangor, Rinanda bertemu dengan 39 Mahasiswa perwakilan universitas se-Jabar Banten yang sangat pintar-pintar. Dari 477 perguruan tinggi swasta hanya 39 perguruan tinggi swasta yang mengirimkan mahasiswa berprestasi untuk mengikuti seleksi agar dapat maju ke tingkat nasional. Kali ini, terdapat lima ruangan dan satu juri tiap ruangan yang perlu dilewati agar dapat lolos seleksi. Ruangan pertama yang dilalui Rinanda adalah ruang kepribadian, selanjutnya prestasi akademik, kegiatan organisasi, bahasa Inggris dan terakhir karya tulis ilmiah. Kelima ruangan ini diisi oleh juri dari dosen-dosen juga pejabat tinggi universitas ternama se-Jabar Banten. Disana ia tidak hanya berkutat untuk menunjukan kemampuan saja, tetapi ia menemui banyak teman-teman yang luar biasa.

Pada 02 Mei 2017 Rinanda mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional di Bandung dan diumumkan bahwa Ia menjadi Juara Harapan I Tingkat Kopertis Wilayah IV untuk maju ke Tingkat Nasional. Rasa haru menyelimuti hatinya, ia tidak menyangka dapat bersanding dengan mahasiswa lain dari universitas ternama se-Jabar Banten.

Karya tulis ilmiah yang digagas oleh Rinanda adalah “Penggunaan Walkman Education pada Anak dengan Hambatan Penglihatan (The Usage of Walkman Education for Children with Visual Barriers)”, karya tulis ilmiah ini membahas tentang sebuah ide yang digagas Rinanda untuk meningkatkan produktivitas anak hambatan penglihatan dengan membuat Walkman Education yang berisi rangkuman materi pembelajaran pada Kurikulum 2013 yang berbasis tema. Ide ini muncul dikarenakan buku Kurikulum 2013 yang telah diterbitkan oleh pemerintah belum menerbitkan buku braille yang biasa digunakan anak hambatan penglihatan dalam belajar. Penggunaan buku kurikulum 2013 masih perlu bimbingan dari guru maupun orang tua untuk pengaplikasiannya, sehingga Ia menggagas ide tersebut agar anak hambatan penglihatan dapat menjadi pribadi yang Unggul, Mandiri dan Berkarakter sesuai dengan visi dari Universitas Pakuan.

Selain karya tulis ilmiah yang sangat kreatif dan inovatif ini, Rinanda juga memiliki segudang prestasi sehingga Ia terpilih untuk maju ketingkat selanjutnya. Salah satu prestasi yang telah ia raih adalah dengan menjadi Mojang Mimitran Kabupaten Bogor 2015 dan merupakan seorang Aikidoka. Kegiatan yang ia lakukan sehari-hari sangatlah padat, ia merupakan seorang guru, penari, pelatih bela diri dan paskibra, dan mahasiswa tentunya. Mahasiswi yang telah membiayai hidup dan studinya sendiri ini tidak mengenal kata menyerah dan lelah untuknya. Ia bercita-cita agar kelak ia mampu memberikan hal-hal terbaik, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi nusa bangsa dan agama.

Saat ini Ia sedang berjuang untuk memasuki Tingkat Nasional. Mari kita berdoa agar ia dapat menaklukan dunia layaknya Albert Einstein sesuai dengan mimpinya. SELAMAT DAN SUKSES untuk Rinanda, Semoga Allah SWT selalu bersama-Mu. (Ysi)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*