3 Kali Tabung Gas Meledak dalam Satu Bulan

(Headlinebogor.com) – Sedikitnya, tiga kali tabung gas meledak selama satu bulan terakhir terjadi di Sukabumi.

Yakni, di Kampung Baru RT 14/02 Desa Naglasari Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi tabung gas LPG 3 Kg meledak yang membuat ibu hamil mengalami luka yang cukup serius.

Kejadian kedua di Kampung Cimanggah RT 7/02 Kelurahan/Kecamatan Cikole Kota Sukabumi yang membuat Iyus meninggal dunia.

Sedangkan kejadian ketiga di Yogya Departement Strore Lantai III Foodcourt, tabung LPG 12 kg meledak yang membuat lima orang terluka.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sukabumi, Yudha Sukmagara mengaku prihatin atas musibah yang terjadi.

Yudha menyebutkan, berdasarkan investigasi kepolisian dan pihaknya semburan gas yang mengakibatkan luka bakar dan korban jiwa itu akibat kelalaian manusia.

“Tentu, kita akan menyikapinya masalah ini dengan serius. Untuk yang meningal, itu ada santunan dari Pertamina dan kita sudah memberikannya kepada keluarga korban,” terangnya.

Pihaknya juga selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Lantaran semburan yang mengakibatkan korban kembali terjadi, pihaknya juga akan kembali melakukan sosialisasi penggunaan LPG yang baik dan benar dengan melibatkan pihak Pertamina.

Pasalnya, hal tersebeut untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dalam penggunaannya. Selain itu, pihaknya akan memberikan pemahaman tentang bagamana mengantisipasi terjadinya tabung gas agar tidak meledak.

 “Itu akan kita lakukan, pihak Pertamina juga sudah siap melakukan itu. Tinggal pelaksaaannya kita akan lakukan dengan secepatnya,” katanya.

Lanjut Yudha, setiap gas LPG 3 sampai 12 Kg yang masuk ke wilayah Sukabumi tidak luput dari pengecekan pihaknya.

Hal itu menurutnya, untuk memeriksanakan semua kondisi tabung gas yang akan disalurkan kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya, pihaknya mengharapkan semua masyarakat mendapatkan LPG yang layak pakai.

“Penyortiran itu selalu kita lakukan. Dari pengecekan terakhir kita lakukan, semua LPG yang ada di setiap agen itu, semuanya layak pakai,” akunya.

Dengan banyaknya kejadian menyembur atau meledaknya LPG baik ukuran 3 Kg maupun yang 12 Kg, membuat warga merasa khawatir.

Hal tersebut diungkapkan Imas Maesaroh (43) ibu rumah tangga (IRT) warga di Kelurahan/Kecamatn Cikole Kota Sukabumi.

Menurut Imas sebagai konsumen dirinya merasakan kehawatiran yang sangat tinggi akibat banyaknya kejadian tabung gas yang meledak tersebut.

“Terus terang, saya sekarang resah dan was-was menggunakan gas LPG. Mudah-mudahan saja, itu (tabung gas, red) tidak meledak ketika saya gunakan,” akunya.

Sebagai konsumen, lanjut Imas, pihaknya meminta jaminan kepada Hiswana Migas Sukabumi. Sehingga konsumen merasa aman dan nyamat dalam menggunakannya.

 

 

 

 

Sumber : POJOKJABAR.COM

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*