Ginanjar Arief/GM PETUGAS menyemprotkan air ke material longsor di Kampung Bonjot, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/3/2018). Petugas masih melakukan pencarian satu korban atas nama ibu Damah (55) yang diketahui belakangan setelah penemuan korban pertama atas nama Fuja (14).

Ibu dan Anak Tertimbun Longsor di Bandung Barat

SEBANYAK dua orang dilaporkan tertimbun longsor yang terjadi di Kampung Bonjot RT 03/RW 11, Desa Buninagara Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/3/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

“Berdasarkan data tim di lapangan korban yang tertimbun longsor sebanyak dua orang,” ujar Koordinator Humas Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor melalui pesan singkat, Senin (5/3/2018).

Adapun kedua korban yang telah diketahui identitasnya yakni Puja (14) dan Damah (40). Akan tetapi, baru Puja saja yang telah berhasil dievakuasi namun saat itu dalam kondisi telah meninggal dunia.

Joshua seperti dilansirkan Antara mengatakan, saat ini tim gabungan dari BPBD, TNI, Basarnas, dan unsur kewilayahan lainnya terus melakukan proses evakuasi terhadap korban lainnya.

Selain itu, tim Assesment juga tengah melakukan kajian di lokasi longsoran, pasalnya hujan masih mengguyur wilayah Bandung raya dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Apabila kondisi dinilai membahayakan, maka pencarian akan dihentikan untuk sementara.

“Tim asesment akan menilai keadaan dan menjadi kajian tim yang di bawah. Bila ada hal yang membahayakan pencarian dihentikan sementara. Namun bila keadaan normal pencarian berjalan normal juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dicky Maulana, mengatakan penyebab longsor tersebut akibat hujan deras yang melanda kawasan Bandung raya sejak Minggu hingga Senin pagi.

Longsoran tersebut berdampak pada empat rumah yang mengalami kerusakan cukup parah dan tujuh rumah lainnya terancam. Adapun dua korban yang tertimbun tersebut merupakan ibu dan anak.

“Satu orang sudah dievakuasi, satu lagi ibunya belum,” kata dia.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*