Video Aksi Brutal Geng Motor, Polisi Siap Buru Pelaku

(Headlinebogor.com) –  Menyikapi viralnya sebuah video aksi geng motor yang menyerang pengendara motor di jalanan, mendapat respons cepat di kepolisian. Polres Metro Jakarta Selatan memastikan bakal mencari siapa yang menjadi pelakunya, apalagi disebutkan lokasinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto, sampai sekarang mereka masih menyelidiki dari mana video itu berasal. Meski terjadi di Jagakarsa dan masuk wilayah hukum Polsek, Polres Jaksel memastikan turun tangan membantu.

“Kami masih selidiki untuk video yang viral. Kami baru mengetahui informasi video itu mulai tadi malam,” katanya, di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa, (23/5) kemarin.

Sebagai langkah awal penyelidikan, pihaknya menyesuaikan spot tempat kejadian perkara (TKP) dengan gambar yang ada di video. Pihaknya juga akan menampung semua informasi dari masyarakat, termasuk kabar bahwa kejadian itu berlangsung sekitar dua atau tiga bulan lalu.

“Dari video itu, akan kami coba temukan dengan angle lokasi yang sama itu sekitar Jagakarsa arah jalan cabang depan SMA 38. Tapi ini masih kita dalami juga di mana persisnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan mencari korban yang ada di video viral tersebut. Diharapkan, keterangan korban dapat mengungkap aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat ini.

“Kami juga minta bantuan agar diinformasikan. Karena sejauh ini, Polsek Jagakarsa sendiri belum ada laporan masyarakat terkait adanya korban di video viral tersebut. Kami akan jemput bola,” tukasnya.

Mantan Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya ini meminta agar masyarakat bersikap bijak dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi. Polisi meminta agar masyarakat tak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. “Sehingga tidak membuat rasa takut di masyarakat,”pungkas perwira menengah ini.

 

 

 

Sumber : Jawapos

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*