Fajar Riza Ul Haq : Belusukan Tampung Aspirasi di Pasar Bojong Gede

 

Kabupaten Bogor – Meski masih belum masuk dalam tahapan pemilihan legislatif, Politisi PSI yang berniat maju menjadi Caleg DPR RI Dapil V Jawa Barat, Fajar Riza Ul Haq, Sabtu (21/4) sudah melakukan blusukan ke Pasar Bojong Gede Kabupaten Bogor.
Didampingi beberapa orang relawannya, mantan Direktur Eksekutif MAARIF Institute memulai blusukan dengan sarapan disebuah warung makan milik Ibu Eni (56). Tanpa rasa kaku, menggunakan celana jeans panjang dengan sporthem putih, berlogokan PSI di dada sebelah kiri, Fajar langsung memesan gado-gado yang merupakan salah satu makan favoritnya.
Kedatangan pria yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, bersama beberapa relawannya mendapat banyak sorotan dari para pedagang dan pengunjung pasar. Karena selain melakukan sosialisasi sebagai Caleg DPR RI untuk Kabupaten Bogor, Fajar juga berinteraksi terkait keluh kesah dan harapan yang diinginkan dari pengunjung pasar tersebut.

Dari beberapa masukan yang disampaikan, ada harapan dilakukannya perbaikan di pasar yang statusnya milik desa. Menurut Hendi (43) pedagang ikan segar, menjelaskan bahwa perbaikan pasar selama ini dilakukan atas dasar iuran bersama yang dilakukan inisiatif pedagang dan pejabat desa.
“Kalau perbaikan dari bantuan pemerintah saya tidak tahu, selama ini perbaikan dilakukan atas inisiatif desa dari sumbangan dan iuran bersama para pedagang. Kalau memang ada bantuan, ya saya bersyukur. Yang penting kami masih diizinkan dan diperbolehkan tetap berdagang,” tuturnya.
Dari hasil blusukan di Pasar Bojonggede, menurut Fajar, jika merujuk dari 7 kriteria pasar yang ideal dan maju, seperti pasar harus bersih dan sehat, tertib hukum, menjual produk dalam negeri, pasar harus melindungi konsumen, melestarikan lingkungan, menjaga identitas dan harus memiliki harga yang baik, Fajar menilai ada 1 poin yang harus diperhatikan.
“Meski statusnya pasar desa, namun Pasar Bojong Gede ini terhitung sangat padat dan sering dikunjungi. Jika dilihat dari 7 kriteria pasar yang ideal, ada hal yang harus diperbaiki diantaranya pasar harus bersih dan sehat, karenya pasar Bojonggede baiknya dapat segera dilakukan revitalisasi,” beber pria yang menulis buku “membela Islam membela kemanusiaan” itu.

Masih kata Fajar, dengan adanya revitalisasi yang dilakukan akan meningkatkan poin lainnya yang merujuk pada pasar ideal, seperti standarisasi perlindungan terhadap konsumen serta poin pelestarian lingkungan sekitar.

“Kalau poin lainnya saya kira sudah baik, seperti menjual produk lokal atau dalam negeri. Beras yang dijual di Pasar Bojong Gede, asli produk lokal, serta ikan segarnya didapat dari muara angke Jakarta, termasuk daging sapi dan sayur mayurnya, semua sudah saling sinergis mendorong penjualan produk dalam negeri,” Tutup pria yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Of Brimingham, United Kingdom.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*