Film Indonesia di Musim Libur Lebaran 2015


Curcol.id – Baru saja menapaki bulan Ramadhan yang penuh berkah, tidak terasa kita akan segera bertemu dengan hari raya Idul Fitri atau hari lebaran. Lebaran adalah saatnya berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi pada sanak famili. Selain bersilaturahmi lebaran biasanya juga diisi dengan liburan. Mau liburan kemana sobat curcol? Bagi kalian yang belum tahu mau kemana di libur lebaran nanti, bioskop mungkin bisa jadi salah satu pilihan. Bertepatan dengan liburan lebaran bioskop-bioskop di Indonesia akan kebanjiran film musim lebaran. Ada berbagai genre film di film musim lebaran kali ini mulai dari drama, komedi, hingga action.
Berikut beberapa film Indonesia yang akan mengisi libur lebaran tahun ini :
Comic 8 : Casino King (Part 1)

Film ini merupakan sequel dari film laris tahun 2014 yaitu Comic 8 yang berhasil mengumpulkan sebanyak 1,8 juta penonton.  Sebagai sebuah sequel tentu para penonton akan punya ekspektasi tinggi pada film ini mengingat film pertamanya begitu laris. Film ini dibintangi oleh Mongol Stres, Ernest Prakasa, Kemal Palevi, Bintang Timur, Babe Cabiita, Fico Fachriza, Arie Kriting, Ge Pamungkas, dan Indro Warkop. Sementara itu Anggi Umbara masih dipercaya untuk duduk di kursi sutradara. Film yang diproduksi oleh Falcon Picture ini akan menyapa penonton di bioskop pada tanggal 15 Juli 2015.

Cerita Comic 8 : Casino King ini akan berkisah tentang Delapan agen rahasia di bawah pimpinan Indro Warkop ditugaskan untuk menyamar menjadi komika demi mencari seorang komika yang menjadi penghubung ke master kriminal yang bernama The King, pemilik kasino paling spektakuler di Asia. Untuk mencari kasino tersebut dan menangkap The King, kedelapan comic tersebut harus melewati banyak proses dan hambatan: menghindari kejaran Interpol dan kepolisian karena peristiwa perampokan bank dalam misi sebelumnya, sampai harus menghadapi pasukan pembunuh, kelompok preman dan penjahat cap kampak.
Mencari Hilal 
Gambar dari http://filmindonesia.or.id
Mencari hilal adalah sebuah film produksi bersama MVP Pictures, Dapur Film, Mizan Production dan dua rumah produksi lainnya. Film ini dibintangi oleh Deddy Sutomo, Torro Margens, Erythrina Baskoro, Oka Antara. Mencari Hilal akan bercerita tentang seorang lelaki tua bernama Mahmud. Di benak Mahmud (60), tak ada yang lebih mulia selain tulus berjuang menerapkan perintah Islam secara kaffah dalam semua aspek hidup.  Bertahun-tahun lamanya Mahmud berdakwah agar setiap orang percaya bahwa Islam adalah satu-satunya  solusi semua persoalan hidup.
Sayangnya semangat Mahmud tercederai saat mendengar isu sidang Isbat Kementrian Agama yang menelan dana sembilan milyar untuk menentukan hilal. Realita itu membuatnya teringat lagi tradisi mencari hilal yang dilakukan pesantrennya dulu. Sebuah tradisi yang tak berjalan lagi sejak pesantrennya bubar puluhan tahun lalu.
Mahmud ingin mengulang tradisi itu untuk membuktikan kepada semua orang bahwa ibadah tidak dibuat untuk  memperkaya diri. Hilal bisa ditemukan tanpa harus menelan biaya milyaran.Sayangnya upayanya itu terhalangi oleh anaknya. Mereka mengkhawatirkan kesehatan Mahmud yang menurun.
Mahmud bersikeras pergi. Mahmud boleh pergi hanya jika ditemani Heli (28), anak bungsunya yang sejak lama pergi dari rumah karena selalu bertentangan dengannya.Heli, aktivis lingkungan hidup, kerap membuat Mahmud gerah dengan kritik sekuler liberal yang menurutnya sesat. 
Heli terpaksa menuruti permintaan kakaknya yang bekerja di kantor imigrasi, agar membantunya mengurus paspornya yang kadaluarsa bertepatan dengan libur lebaran. Dia butuh secepatnya keluar negeri membantu para aktivis dunia berjuang melawan perusakan lingkungan di Nicaragua.
Mencari Hilal disutradarai oleh Ismail Basbeth dan naskahnya ditulis oleh Salman Aristo, Bagus Bramanti, dan Ismail Basbeth. Film ini bisa kamu saksikan di bioskop mulai tanggal 15 Juli 2015.
Surga yang Tak Dirindukan
Gambar dari http://www.mdpictures.co
Surga yang Tak Dirindukan adalah sebuah film yang diangkat dari novel karya Asma Nadia dengan judul yang sama. Film ini berkisah tentang Kisah cinta pada pandangan pertama Arini dan Pras yang begitu indah. Pernikahan yang kemudian terwujud mendatangkan kebahagiaan lain dengan hadirnya Nadia (buah cinta keduanya).
Sosok Pras yang baik dan setia selalu menenangkan Arini, berbagai kisah perselingkuhan yang dialami perempuan di sekelilingnya, termasuk sahabat dekatnya, tidak sekalipun mengusik kepercayaan Arini terhadap sang suami. Demi mewujudkan rumah agar senantiasa menjadi surga cintanya dan Pras, Arini pun berusaha mengabdikan diri sepenuh hati sebagai Ibu dan Istri.
Tetapi perjalanan takdir kemudian berujung ujian bagi cinta Arini dan Pras. Pernikahan mereka diuji setelah Pras menolong seorang gadis yang mengalami kritis karena kecelakaan. Suatu hari, dalam perjalanan menuju kantor, Pras harus menolong sebuah mobil yang mengalami kecelakaan.
Bisakah cinta bertahan, setelah janji-janji untuk setia tak lagi ditepati? Apa yang harus dilakukan seorang perempuan ketika sosok yang paling dicintainya seolah menemukan tambatan baru bagi hati?
Sebuah kisah menyentuh yang membuat kita berpikir ulang tentang cinta, kesetiaan dan takdir serta ujian yang harus dikalahkan.
Surga yang Tak Dirindukan dibintangi oleh Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, dan Raline Shah. Film yang disutradarai oleh Kuntz Agus ini akan diputar serentak di bioskop mulai tanggal 15 Juli 2015.
Lamaran
Gambar dari http://www.rapifilms.com
Film Lamaran merupakaan film keempat di libur lebaran kali ini. Film yang dibintangi oleh Reza Nangin, Acha Septriasa, Arie Kriting, Sacha Stevenson, Cok Simbara, Mak Gondut, dan Wieke Widowati ini diproduksi oleh Rapi Film. Bertindak sebagai sutradara yaitu Monty Tiwa dan naskahnya ditulis oleh Cassandra Massardi. Film ini akan berkisah tentang Karir Tiar Sarigar, pengacara muda ambisius asal Batak yang tiba-tiba melejit berkat keberaniannya membela Basuki untuk kasus korupsi yang melibatkan Arif Rupawan, bos mafia. Gara-gara liputan media, Tiar menjadi terkenal dan membuatnya menjadi sasaran ancaman pembunuhan dari Arif yang takut Tiar akan membongkar keterlibatannya.
Muncul untuk melindungi Tiar, dua super agent Ari dan Sasha. Mereka kadang-kadang menghalalkan segala cara, termasuk merekrut resepsionis kantor Tiar yang polos, Aan, cowok Sunda, untuk menjadi mata-mata dengan “menjadi” pacar Tiar. Sialnya, keberadaan Aan sebagai “pacar” Tiar justru ditanggapi serius oleh keluarga besar Tiar, karena Aan bukan orang Batak. Demi menjaga penyamarannya, Aan berusaha mengambil hati keluarga besar Sarigar.
Di sisi lain, Bu Sarigar berusaha menjodohkan Tiar dengan Raymond, pemuda Batak ganteng sempurna supaya Tiar mau “memutuskan hubungan” dengan Aan. Tidak disangka-sangka, dengan kepolosan dan keluguannya, Aan justru betul-betul mengambil hati Tiar. Bahkan, Aan juga berhasil memberi inspirasi ke Bu Sarigar untuk berani tampil meraih cita-citanya, menjadi seorang stand up comedian.
Masalah muncul saat ibu Aan, Bu Euis, tahu juga mengenai hubungan Aan dan Tiar. Bu Euis yang mencoba berbesar hati anaknya menikah bukan dengan orang Sunda, shock saat berhadapan dengan keluarga Sarigar. Apalagi Bu Sarigar juga memanfaatkan kepanikan Bu Euis. Ia menakut-nakuti Aan agar membatalkan rencana untuk melamar.
Sama dengan ketiga film lebaran lainnya, film Lamaran bisa kamu saksikan di bioskop mulai tanggal 15 Juli 2015.
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*