Mari Menjadi Pahlawan Penyelamat Penganguran

Penelitian yang dilakukan Badan Pusat Statisik tentang pengangguran. Penelitian pada awal tahun 2018 ini mengungkapkan bahwa jumlah pengangguran kurang lebih 6 juta jiwa.

 Sungguh tidak enak menjadi pengagguran, disaat yang lain gajihan, pengangguran gigit jari tangan, disaat yang lain jalan-jalan hiburan ditemani uang, pengangguran diam dikamar kesepian, kadang pengagguran sering dicurigai pelaku kejahatan?…

 Dari kondisi mereka, perlulah mereka ditolong dan dibedayakan. 10 November merupakan hari Pahlawan, jadi kalau ingin jadi pahlawan tolonglah mereka, jadilah pahlawan penyelamat pengagguran dengan wirausaha. Maka mereka akan tebantu dengan menjadi pekerja kita.

Diantara sebaik-baik manusia ialah guru, ulama dan wirausaha, karena merekalah manusia mengalami proses perbaikan hidupnya. Guru dengan ilmu dunianya mengajarkan manusia mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk baik masa depan generasi bangsa, dengan membimbingnya meraih cita-cita. Sedangkan ulama dengan imannya, mereka mengenalkan manjauhkan manusia dari dosa, sumber kerusakan peradaban manusia. Dan selanjutnya wirausaha melalui merekalah manusia belajar dan menemukan ilmu menjemput nafkah untuk kesejahteraan hidup manusia.

 Lalu bagaimana cara menjadi wirausaha, ada nasihat bahwa, “hendaklah kalian berdagang, karena berdagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu rezeki“. Ini solusinya, harus mulai berdagang, apa yang akan didagangkan, pilihlah mau dagang produk jasa atau produk barang? semua orang pasti punya keahlian dan modal, jadi kita harus tau apa keahlian dan modal yang kita miliki. Kalau sudah tau lalu carilah siapa yang mebutuhkan produk kita, cocok untuk apa dan siapa produk kita? lalu cari siapa yang akan kita ajak kerjasama untuk mengembangkan usaha kita. Dengan berbagai langkah seperti itu, pasti perlahan-lahan ada akan menjadi wirausaha, orang yang mulai tau bagaimana cara mencari dan memperoleh keuntungan.

 “Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangganya dan setiap jual belinya yang mabrur (dirihoi Alloh dengan ketaatan) Hadist Riwayat Ahmad.

 Dalam penjelasan hadist diatas, dianalogikan bahwa setiap tangan manusia memiliki kemampuan untuk menciptakan produk, kalaupun belum mampu menciptakan produk kita bisa berperan sebagai penjual produk.

 Memang menjadi wirausaha itu, kadang binggung dari mana mulainya. Ingatlah setiap orang akan tergantung dan terpengaruhi oleh temannya. Kalau ingin jadi wirausha berarti harus mau mencari sebanyak-banyaknya teman yang berjiwa wirausaha. Jangan sungkan berkonsultasi pada mereka kalau binggung dalam memulai atau menjalani menjadi wirausaha. Mulailah juga berwirausaha dengan mempersiapkan ilmunya, melalui membaca buku tentang wirausaha.

 Dan jangan lupa berdoa agar Alloh memberikan jalan usaha yang penuh kebaikan mengantarkan kita ke surga. Karena seorang wirausaha yang jujur menurut Abu Said Al-Khurdi, “pedagang yang jujur lagi amanah akan bersama dengan para nabi dan orang-orang yang shiddiq (orang yang benar)“

 

(Oleh: Dwi Satrio Arifin S.Pd, Penulis Buku,  Jurnalis Media Cetak Dan Online)

Komentar