“Putri Kades Lembang, Berprestasi Melalui Literasi“

(Bandung Barat)-, Aktifis muda duta perpustakaan 2018, Resty Yulianti Maryono yang juga putri dari kepala desa Lembang merupakan generasi muda yang menjadi teladan dan pencerah generasi muda. Hal ini karena Resti memiliki banyak keahlian dan prestasi di masa mudanya. Prestasi yang dibangun diawali dengan kecintaannya kepada dunia literasi dan hobi membaca.

Dalam wawancara disela-sela kesibukannya, Resti menyampaikan, “saat ini saya sibuk mengelola perpustakaan desa Lembang. Karena perpustakaan inilah saya menjadi duta perpustakaan 2018 peringkat ke -5 dari 27 kabupaten / kota se Jawa Barat. Saya aktif dan sering dapat jadwal undangan program DISPUSIPDA Jabar.

Resty sebelum dan saat ini memiliki program mandiri, 5 inovasi untuk memajukan dunia literasi di wilayahnya. Yaitu program Pacaran (pagi-pagi baca Koran), ulin diajar babarengan di perpustakaan, rabu menari, kampung literasi dibeberapa RW, lalu penyebaran virus literasi melalui media social. Nanti untuk acara ahir tahun Perpustakaan Desa Lembang akan mengadakan “FeWstival Literasi”. Ada talk show dan lomba menari nusantara se-Kecamatan Lembang, pesertanya sudah ada 35 orang dari kalangan pelajar.

Resti meyakini, banyaknya manfaat budaya baca dan berliterasi. “Sejak kecil sudah senang belajar dan baca buku, dari pada main. Disaat yang lain baca buku diwaktu sisa mainnya, Resti baca buku dan banyak belajar, baru sisa waktunya, sedikit untuk main. Dari sering be1ajar dan dekat dengan buku, Resti jadi juara umum waktu SD, ungkapnya dengan rasa senang mengenang masa lalunya kepada wartawan

Walaupun Resti sibuk berliterasi, Resti tetap fokus kuliah di kampus STIA LAN Bandung jurusan administrasi Negara semester 3 kelas karyawan jum’at-sabtu dan sambil kerja di bidang keuangan Kantor Kecamatan Lembang.

1

Intinya dari proses hidup, keahlian dan prestasi yang diraih itu sangat didorong dukungan orang tua, niat kemandirian dan kegemaran terhadap dunia literasi. Minimal kita luangkan budaya baca sehari 15 menit – 1 jam dipagi atau malam hari. Contohnya kita baca koran pagi-pagi itu akan menambah wawasan baru hingga suasana baru. Baik baca buku atau koran akan menyegarkan otak pikiran kita.

(Tim Liputan/Dwi Arifin)

Komentar