Warga Perumahan Sentul City Geruduk Kantor PDAM

Masih status quo, puluhan  warga perumahan Sentul City, Kabupaten Bogor, menggelar aksi damai di kantor PDAM dan pintu gerbang perkantoran Bupati Bogor, Kamis (21/12). Para konsumen tersebut mengeluhkan sulitnya mendapatkan aliran air bersih di kawasan perumahan mewah Sentul City, Kabupaten Bogor.

 

Alexander Silitonga warga Perumahan Sentul City mengatakan, sudah sejak lama warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih.

 

“Airnya itu byar pet, kadang ada kadang tidak. Ini jelas sangat membuat kami ak nyaman,” ujar Alexander kepada wartawan, saat mendatangi kantor PDAM Tirta Kahuripan, di Cibinong, Kabupaten Bogor, bersama puluhan warga, kemarin.

 

Menurutnya, tersumbatnya aliran air kepada warga itu diduga akibat banyaknya proyek pembangunan di kawasan Sentul City yang saat ini sedang dikerjakan.

 

“Pengembang Sentul City beralasan ada pengurangan suplay air dari PDAM, padahal airnya disalurkan ke lokasi pembangunan proyek disana,” keluhnya.

 

Sementara itu, Humas Protokol PDAM Tirta Kahuripan, Agus Riyanto menampik adanya pengurangan suplay air kekawasan perumahan Sentul City, Kabupaten Bogor. “Suplay air dari PDAM tidak ada pengurangan sama sekali sampai saat ini. Pengaliran air ke sentul city dari PDAM tidak ada pengurangan suplay air,” kata Agus

 

Agus memaparkan, pihaknya juga akan berkirim surat kepengembang Sentul City terkait keluhan air bersih oleh warganya. “Kami akan surati perusahaan yang telah membeli air dari PDAM untuk didistribusikan ke warga Sentul City tersebut,” paparnya.

Sebelumnya, KWSC melangsungkan gugatan perdata di PTUN Bandung, terhadap tergugat Bupati Bogor, atas diterbitkannya izin Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM). Meski dikabulkan PTUN Bandung, Pemkab Bogor melakukan memori banding di PTTUN Jakarta.

 

sumber : bogorupdate

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*