Broadcast Pesan Tilang e-CCTV di Kota Bandung HOAX

BANDUNG – KAPOLRESTABES Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menegaskan jikalau informasi akan dilaksanakannya uji coba tilang e-CCTV di beberapa ruas jalan di Kota Bandung yang disebar di media sosial itu, Hoax.

“Informasi tersebut saya pastikan tidak benar alias hoax,” tegas Hendro Pandowo saat dihubungi, Minggu (10/9/2017).

Masih dikatakannya, pasalnya Satlantas Polrestabes Bandung hingga saat ini belum ada rapat koordinasi dengan intansi terkait untuk membahas tilang e-CCTV tersebut.

“Satuan lantas belum pernah ada rapat koordinasi dengan pihak pemerintah Kota Bandung ataupun dinas terkait untuk membahas program tersebut. Dan jikalau ada program tersebut pasti akan ada tahapan. Di awali dengan sosialisai terlebih dahulu, baru uji coba dan setelah itu pelaksanaan,” tegasnya.

Kapolrespun meminta kepada masyarakat agar lebih pintar dan bijak untuk menerima informasi yang disebar di media sosial.

“Alangkah baiknya masyarakat terlebih dahulu memilah dan menerima informasi apa pun di media sosial. Jangan langsung percaya, baiknya kroscek kros cek dulu kebenaran tersebut,”imbaunya.

Berikut isi, boradcast pesan yang beredar via Whatsapp, :

Untuk pengguna kendaraan yang melintas dijalanan  KOTA Bandung :

Besok ini uji coba tilang e-CCTV.

Simpang BIP, Simpang Dago, Simpang McD, Simpang BNI sampai ke Alun Alun

Berhentilah di belakang garis.
Hati hati dengan kecepatan ketika lampu TL sudah menyala warna kuning…
Karena sensor CCTV akan me-ngezoom saat lampu kuning menyala…
Mungkin juga dibeberapa wilayah atau tempat lain…
Jangan lupa juga sampaikan ke teman-teman/saudara yang akan melakukan perjalanan di kota Bandung informasi mulai 10 september 2017 akan dipasang ribuan CCTV di tempat2 yang rawan pelanggaran Lalu Lintas sprti Traffic Light maupun tempat lain.
Tujuan pemasangan CCTV tersebut adalah untuk menangkap secara detail visual para pelanggar Lalin selanjutnya akan dilakukan TILANG secara ELEKTRONIK dan dikirim surat kerumah alamat sesuai Nopol bahkan CCTV tersebut dapat menangkap gambar wajah dan Nopol secara jelas.
Khususnya rekan-rekan, jika berhenti dilampu merah jangan melebihi Stop Line lbh baik ambil belakangnya Stop Line.

Bahwa Pemkot BANDUNG akan  kerja sama Satlantas  BANDUNG, Kejaksaan Negeri BANDUNG, PN BANDUNG dan Dishub Kota BANDUNG maupun instansi lain.

Mari bersama -sama tertib Lalu Lintas di jalan dengan Motto Keselamatan Sebagai Kebutuhan No 1.

Aplikasi dilapangan akan segera di publikasikan.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*