Bahaya Tembakau Gorila, Efeknya Berprilaku Persis Seperti Hewan Gorila

Bogor (Headlinebogor.com) – Peredaran tembakau Gorila kini sudah merambah di Kota Bogor. Tembakau campuran bahan kimia itu pun bisa membahayakan penggunanya.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi mengatakan bahwa bahaya terburuk dari penghisap tembakau gorila bisa mengakibatkan meninggal dunia.

“Tau kan gorila badannya besar, dari hasil pemeriksaan terhadap penggunanya bahwa katanya saat menggunakan itu dada sesak seperti ditindih oleh gorila dan kepala pun katanya sangat berat,” ujarnya.

Kompol Yuni mengatakan bahwa bahan kimia yang ada di dalam tembakau gorila itu pun sangat membahayakan karena bahan kimiannya berbeda-beda.

“Kita enggak tau kan bahan kimia apa yang dicampur ke dalam tembakau tersebut, bisa jadi itu merusak saraf penggunanya kan, karena efeknya memang berbahaya,” tuturnya.

Sementara itu di sebuah Yayasan Rehabilitasi Yaskita Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi di kawasan Ciawi sudah ada empat orang pengguna Gorila yang sedang menjalankan rehab.

Informasi tersebut didapat oleh tribunnewsBogor.com saat mengunjungi panti rehab Yakita beberapa waktu lalu.

Manajemen program di Yakita Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi Wiryanto beberapa waktu lalu mengatakan tembakau Gorila terbuat dari bahan sintetis yang dicampur dengan ganja.

Menurutnya Jenis dan bentuknya pun beragam, bahkan keberadaannya menurut Anto sangat sulit dikenali.

Pria yang akrab di sapa Anto ini pun menyebutkan bahwa Sistem penjualan tembakau gorila sudah menjamah insan mahasiswa di sejumlah kampus.

“Efeknya sangat bahaya, karena tembakau ini bisa membuat penggunanya hilang kesadaran dan berperilaku aneh,” tuturnya.

Malah, Manajemen Yaskita Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi, Wiryanto mengatakan bahwa efeknya bisa sama persis seperti hewan gorila.

“Kalau awal-awal efek yang dirasakan akan kaku jadi si pemakai tidak akan bisa gerak, kepalanya pun berat, ibaratnya mereka sedang ditimpah Gorila,” tuturnya.

Selain itu Anto pun menekan kan bahwa tembakau gorila dinilai sangat membahayakan.

“dari hasil wawancara dan berbincang dengan pengguna, katanya beberapa kali hisap saja pemakainya tidak bisa gerak, selain itu juga bisa gila jika kondisi tubuh dan kepala tidak sanggup menahan atau menerima asap yang masuk ke dalam tubuh,” ujarnya.

 

 

 

Sumber : Tribunnewsbogor.com

Wartawan : Lingga Arvian Nugroho

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*