BBPKH Cinagara Bogor : Rumput Odot Hijauan Pakan Ternak Tinggi Nutrisi

BOGOR – Memanfaatkan lahan tidur di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor untuk menanam  rumput odot (Pennisetum purerium) sebagai pakan ternak tinggi nutrisi, sama halnya dengan menanam  rumput pada umumnya, jadi sangat mudah tentunya.

“Rumput ini dapat tumbuh dan berkembang dibagai jenis lahan. Menanam dalam jumlah  yang luas hendaknya tidak dilakukan pada lahan produktif. Lahan tidur atau lahan yang belum digarap dan hanya ditumbuhi oleh semak belukar dapat dipakai untuk menanam rumput odot. Penanaman rumput odot (Pennisetum purerium) dapat di tumpang sari dengan tanaman Indigofera sp. Dimana karakteristrik tanaman Indigofera sp hampir mirip dengan rumput odot yang mudah tumbuh diberbagai lahan sehingga cocok untuk ditanam dengan rumput odot,” menurut, Kepala Seksi Evaluasi BBPKH, M. Bayu Aji, Rabu (07/03/2018).

“Sebagai perternak, menyediakan pakan yang secara berkelanjutan merupakan suatu keharusan.  Salah satu solusi  hijauan pakan ternak yang dapat dikembangkan yaitu rumput gajah jenis rumput Odot dan indigofera. Jenis tanaman ini belum banyak diketahui masyarakat kita, padahal mempunyai potensi yang sangat tinggi sebagai pakan ternak seperti sapi, kambing dan domba. Dengan keadaan seperti ini, rumput odot dan indigofera sangat efisien dalam hal pemakaian lahan untuk penanaman. Kandungan Nutrisi rumput odot berdasarkan hasil tes uji analisis laboratorium, kandungan nutrisi, rumput odot sebagai pakan ternak juga mempunyai nilai persentase yang tinggi. Berikut nutrisi dari rumput odot protein kasar (PK) dan PK daun 17 – 19 %, PK 8.1%, kadar lemak kadar daun 2.72%, kadar lemak batang 90.1%, digestibility daun 72.68%  dan digestibility batang 62.56% . Sedangkan kandungan nutrisi tanaman Indigofera sp terkandung protein kasar (PK) rata-rata 23,20%, bahan organik 90,68%, NDF 36,72%, fosfor 0,83% dan kandungan kalsium 1,23%,” pungkas Bayu.

Tanaman Indigofera sp yang diberikan pada ternak kambing dengan taraf pemberiaan Indigofera sp 45% ditambah rumput odot atau rumput lapang lainnya 55%. Pemberiaan silase Indigofera sp pada pakan ternak kambing dengan porsi pemberiaan 65% silase Indigofera ditambahkan 35% pakan konsentrat. Pemanfaatan tanaman Indigofera sp sebagai pakan ternak menghasilkan respon yang baik terhadap ternak kambing baik dilihat dari konsumsi maupun pertambahan bobot harian hidup sehingga tanaman Indigofera sp sangat baik untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak kambing.

“Perkembangan atau budidaya tanaman rumput odot dan tanaman indigofera  dimasyarakat memang belum sepopuler rumput gajah, masyarat khususnya peternak dapat belajar budidaya rumput odot dan indigofera di BBPKH, kedepannya rumput odot dan indigofera dapat dikembangkan oleh masyarakat sebagai tanaman hijauan pakan ternak  yang dapat ditanam didaerah – daerah lahan tidur atau dipingiran parid-parid sawah sehingga kebutuhan akan HMT (hijauan makan ternak) masyarakat secara berkelanjutan dapat dipenuhi,” ujar Bayu. (Seto  Nugroho)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*