Liga Diksatrasia FKIP Universitas Pakuan

Liga yang biasanya identik dengan sebuah pertandingan sepak bola. Mampu dikemas berbeda dalam acara Liga Diksatrasia yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Diksatrasia – PBI – FKIP – Universitas Pakuan. Hal itu terlihat dari berbagai jenis lomba yang diselenggarakan dari bidang akademik dan non-akademik seperti debat, cerdas cermat, mengapresiasi karya sastra, futsal, bulutangkis, dan lari estafet. Puncaknya yaitu bertepatan pada hari ini di Lapangan FKIP – Universitas Pakuan, yang dimeriahkan oleh penampilan Katapel dan Labirin. Ketua Program Studi Bahasa Indonesia – FKIP – Universitas Pakuan, Suhendra, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. “Berbagai lomba yang dipertandingkan sebagai bagian pencapaian kompetensi berbagai mata kuliah dan mampu mempertandingakan berbagai keterampilan berbahasa dan kemampuan intelektual mahasiswa,” terangnya.
Hal ini terbukti dari besarnya antusias para mahasiswa, ada sekitar 100-an lebih peserta lomba yang mendaftarkan dirinya dari berbagai jenis lomba yang diselenggarakan. Menurut salah satu peserta acara Liga Diksatrasia, Ayuni, “acaranya seru dan juga dapat mengembangkan bakat mahasiswa, acara ini mampu menjadi jembatan bagi para mahasiswa agar bisa menunjukkan bakatnya.” Selain itu, ada pula mahasiswa dari luar lingkungan Pendidikan Bahasa Indonesia – FKIP – Universitas Pakuan yang ingin mendaftarkan dirinya sebagai peserta lomba. Sayangnya, acara kali ini diselenggarakan khusus untuk mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia – FKIP – Universitas Pakuan. Ketua pelaksana Liga Diksatrasia, Indra Giri menambahkan, “acara yang diselenggarakan dari tanggal 7 April sampai 13 April 2018 ini berjalan dengan lancar dan semoga acara positif seperti ini mampu berjalan terus bahkan mampu mendatangkan peserta umum.”
Liga Diksatrasia ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, namun juga sportif. Khususnya untuk menanamkan jiwa solidaritas antar mahasiswa. Sebab sebagaimana kita ketahui sekarang ini tidak jarang terjadi perpeloncoaan antara senior dengan junior hingga terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Berangkat dari hal tersebut maka hadirlah Liga Diksatrasia sebagai wadah bagi mahasiswa sebagai tempat untuk menembus batas antar senior dan junior menjadi sebuah keluarga yang utuh tanpa perbedaan.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*