Headlinebogor.com

Pasang “Secure Parking” di Pasar Induk Kemang Diduga Langgar Perda

Polemik pengelolaan pasar induk serta pemasangan secure parking di Pasar Induk Kemang yang diduga menyalahi kesepakatan bersama antara PD. Pasar Pakuan Jaya dengan PT. Galvindo Ampuh terus bergulir di masyarakat terutama masyarakat Pasar Induk Kemang Bogor.

Pemasangam secure parking oleh PT. Atmosfir Kreasi Mandiri di Pasar Induk Kemang Bogor diduga melanggar Peraturan Daerah Kota Bogor dalam proses perizinannya, Izin Penyelenggaraan Tempat Perpakiran (IPTP) haruslah mutlak dimiliki, sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bogor No 10 Tahun 2011 yang mengatur penyelenggaraan tempat parkir, yang mensyaratkan harus mengantongi rekomendasi teknis dari Perangkat Daerah atau Dinas Terkait, serta apabila lahan parkir bukanlah milik pengelola maka harus melengkapi surar izin/pernyataan penyelenggaraan tempat dari pemilik lahan/tempat.

Saat ditemui di Kantornya, Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kita Bogor Dody Wahyudin menegaskan bahwa pemasangan secure parking di Pasar Induk Kemang tidak ada korelasi dan tidak ada hubungannya dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor,

“Kita tidak ada korelasi apapun, dan kita tidak ada hubungannya, yang kita kelola adalah perparkiran yang berada di badan jalan, sedang untuk pengelolaan parkir di wilayah langsung pajaknya ke Bapenda Kota Bogor,”

Merujuk pernyataan PLT Walikota Bogor Usmar Hariman di salah satu media bahwa hak alas PT. Galvindo Ampuh masih punya alas hak tanah sampai 2034 serta Hak Guna Bangunan (HGB) hingga 2021 di Pasar Induk Kemang, maka pemasangan secure parking tersebut tanpa izin/pernyataan dari pemilik lahan dalam hal ini PT. Galvindo Ampuh.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*