Jalan Rusak, Warga: Ada 5 Anggota Legislatif Di Gunungputri Tapi Tutup Mata

BOGOR-Warga dari Desa Wanaherang dan Desa Cicadas melakukan aksi protes meluapkan kekecewaannya dengan berdemo karena jalan rusak. Aksi warga tersebut dituju kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang dianggap cuek terhadap infrastruktur Jalan Raya Mercedez Benz.

Jalan Raya Mercedez Benz rusak parah sepanjang kurang lebih 1 kilometer mulai dari pertigaan Pasar Wanaherang hingga Apartemen Gunungputri Square sepanjang tahun 2016 silam.

Menurut warga sekitar yabg tidak ingin diketahui identitasnya, mengatakan Jalan Raya Mercedez Benz tersebut, pajak Kecamatan Gunungputri dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan tiga terbesar Se-Kabupaten Bogor. Namu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut tidak berdampak dari perhatian pemerintah setempat terkait jalan rusak. “Sehingga warga di sana juga sudah apatis dengan 4 anggota DPRD dan 1 anggota DPR RI dari Gunungputri yang terkesan ‘Tutup Mata’,” katanya kepada wartawan, Senin (3/12/3018).

Mirisnya, menurut salah satu warga bahwa ada dua anggota legislatif Kabupaten Bogor di banggar DPRD. “Artinya tugas kedua anggota dewan tersebut seharusnya dapat mengawal pembangunan khususnya perbaikan jalan rusak untuk di jadikan skala prioritas,” terangnya.

“Bagaimana kabupaten bogor mau jadi kabupaten termaju se indonesia jika pemerintahnya saja tak support terhadap fasilitas umumnya untuk kepentingan masyarakat. Dan percuma juga ada beberapa anggota dewan dari wilayah kecamatan gunungputri,” cetus salah satu warga yang ikut aksi demo tersebut.

Selain itu, para peserta aksi juga membentangkan dua spanduk kosong di antara sisi jalan untuk dukungan tandatangan warga maupun pengendara yang melintas. Ojek online (Ojol) pun yang lewat terlihat ikut tandatangan dalam bentuk dukungan terhadap aksi warga tersebut.

Peristiwa aksi protes masyarakat atas pemerintah yang kurang memerhatikan terkait jalan rusak bukan kali ini saja terjadi di wilayah penghasil PAD terbesar Se-Kabupaten Bogor tersebut. Beberapa tahun silam juga pernah ada aksi warga seperti di Jalan Cikuda Wanaherang, Jalan Ciangsan, dan di Desa Bojongkulur yang meminta ingin pindah ke Bekasi jika jalan di wilayahnya tak di perbaiki pemerintah.

“Ini jalan kan dekat Kantor Polsek Gunungputri dan merupakan akses ke kantor kecamatan setempat. Sepanjang jalan ini merupakan kawasan pabrik yang banyak perusahan industri, kemana CSR nya,” pungkas warga peserta demo tersebut.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Gunungputri melakukan mediasi dengan perwakilan warga yang melakukan aksi demo di Aula Kantor kecamatan Gunungputri. Terlihat dua anggota DPRD Kabupaten Bogor mendampingi camat gunungputri pada mediasi tersebut.

(*)

Komentar