Dunia Islam saat ini tengah menunjukkan taringnya dalam panggung diplomasi internasional, bukan melalui kekuatan militer, melainkan melalui jalur diplomasi kemanusiaan yang masif. Di tengah berbagai konflik yang melanda wilayah seperti Palestina, Sudan, hingga Yaman, negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim mulai mengonsolidasikan kekuatan untuk memberikan bantuan yang terstruktur dan berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya sekadar bantuan logistik, tetapi juga menjadi instrumen politik luar negeri yang menunjukkan posisi tawar umat Islam dalam menjaga perdamaian dunia dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan universal.
Indonesia sebagai salah satu pilar kekuatan di dunia Islam, terus memainkan peran aktif melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan berbagai lembaga swadaya masyarakat lainnya yang bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri. Pengiriman bantuan medis, pangan, hingga pembangunan infrastruktur rumah sakit di wilayah konflik menjadi bukti bahwa solidaritas Muslim melampaui batas-batas geografis. Gerakan ini didorong oleh rasa persaudaraan yang mendalam, di mana penderitaan satu bagian umat dirasakan oleh bagian lainnya di seluruh penjuru dunia.
[Kabar Berita Indonesia: Semangat persaudaraan umat Islam Indonesia dalam membantu saudara di Palestina adalah bentuk pengamalan langsung dari perintah Allah untuk menjaga perdamaian dan persatuan di antara sesama mukmin.]
Sumber: Muslimchannel
.png)
.png)