Pelaksanaan PPDB Tahun 2019, Guru Diwajibkan Aktif

Kota Bogor-Kepala Sub.Bag Perencanaan Pelaporan (Kasubag Renlap) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jajang Koswara beserta jajaran dengan didampingi perwakilan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Pengawas SMP hadiri kegiatan evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan uji publik rancangan Permendikbud tentang PPDB tahun 2019 bersama Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) di Hotel Santika BSD Serpong Tanggerang Selatan pada, Selasa, (4/12/2018).

Menurut Kasubag Renlap, Disdik Kota Bogor, Jajang Koswara, “insyaallah Permendikbud PPDB tahun 2019 ini akan terbit pada bulan Desember. Provinsi, kota, kabupaten mulai awal Januari 2019 harus mulai disosialisasikan pada masyarakat luas,” katanya melalui keterangan tertulis dari Humasdisdik, Ivanz kepada Jabaronline.com, Rabu (5/12).

Lalu, penerapan sistem zonasi mewajibkan guru untuk aktif mendatangi setiap keluarga yang memiliki anak usia sekolah. Pasalnya, pada tahun ajaran baru 2019, proses PPDB tidak akan digelar seperti biasanya dengan membuka pendaftaran di masing-masing sekolah. Kemudian, kepala sekolah dan guru harus mulai mendata jumlah calon siswa di setiap zona sejak Januari 2019.

“Kita balik, kalau dulu sekolah menunggu siswa datang mendaftarkan diri, mulai tahun depan, sekolah aktif mendatangi keluarga-keluarga yang memiliki anak usia sekolah untuk masuk sekolah. Bersama aparat daerah,” sambungnya

“Yang tidak mau di sekolah, harus dicarikan alternatif, yaitu di pendidikan kesetaraan. Sehingga tidak boleh lagi anak usia wajib belajar 12 tahun yang tidak belajar,” ujarnya.

Sementara itu, turut hadir dalam acara, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad sekaligus membuka acara dan memberikan arahan dan bagian Hukum Pendidikan dan Kebudayaan dari Kemendikbud, Chaterina serta peserta perwakilan dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Indonesia.

(Oly)

Komentar