Home / Peristiwa / Diduga Keracunan 16 Anak SD alami Mual dan Pusing di Saat Belajar Hingga Di larikan Puskesmas

Diduga Keracunan 16 Anak SD alami Mual dan Pusing di Saat Belajar Hingga Di larikan Puskesmas

Diduga Keracunan 16 Anak SD alami Mual dan Pusing di Saat Belajar Hingga Di larikan Puskesmas

CIREBON – Diduga keracunan makanan ringan jenis makroni basah dan mie basah, sedikitnya 16 murid siswa dan siswi SDN II Patuanan Desa Patuanan Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, di larikan Puskesmas untuk mendapatkan perawatan insintif. Jumat (8/3/2019)

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono membenarkan, dengan adanya kejadian tersebut, kejadian berawal pada saat itu murid kelas II SDN II Patuanan jam istirahat membeli makanan ringan jenis makroni basah dan mie basah yang dicampur bumbu Antaka yang berjenis Aida, garam, balado, dan jagung bakar di warung sekolah.

Kemudian sekira jam 9:30 WIB murid yang memakan mengalami mual mual dan pusing – pusing saat itu sedang belajar di ruang kelas, kemudian guru wali kelas Titin Ratinah membeitahukan ke kepala sekolahnya dan diteruskan melapor ke Polsek Leuwimunding.

“sebanyak 16 anak anak tersebut dibawa ke Puskesmas Leuwimunding yang ditangani oleh dokter Puskesmas yaitu dr Asep, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter Puskesmas ke 15 anak tersebut bisa diperbolehkan pulang ke rumah masing masing,” kata Kapolres Majalengka kepada media

“Jadi setelah diperiksa dokter, ke lima belas anak diperbolehkan pulang kemudian yang satu anak dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Prapatan, dan disarankan harus dirawat,” ujarnya.

Kapolres, menambahkan, karena anak tersebut, orang tuanya bikin pernyataan tidak mau dirawat, dan anak tersebut langsung dibawa pulang.

Hingga sampai rumah anak tersebut, terserang pusing lagi, dan oleh orang tuanya dibawa ke Puskesmas Rajagaluh dan diperiksa oleh dokter Puskesmas Rajagaluh yaitu dr Dede setelah diperiksa oleh dokter disarankan harus cuci lambung kemudian dibawa ke Rumah Sakit Majalengka.

“Anak tersebut sekarang masih di rawat Rumah Sakit Majalengka, dan kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Majalengka,” Pungkasnya.

Komentar