JABARONLINE.COM - Langkah strategis pemerintah kini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional hingga ke sektor protein hewani. Upaya ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pencapaian swasembada pada komoditas pangan pokok yang telah lebih dulu diraih.

Setelah sukses mengamankan pasokan beras dan jagung dalam negeri, fokus pemerintah beralih pada jenis protein esensial bagi masyarakat. Target utama saat ini adalah mencapai kemandirian penuh dalam produksi ikan dan ayam dalam tahun berjalan ini.

Pencapaian swasembada di sektor pangan utama tersebut menjadi landasan kuat bagi pemerintah untuk melangkah ke tahapan selanjutnya. Ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menjamin ketersediaan protein hewani yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan optimismenya mengenai arah kebijakan pangan ke depan. Ia melihat capaian sebelumnya sebagai modal signifikan untuk menggarap sektor protein.

"Capaian swasembada beras dan jagung pada tahun lalu menjadi modal penting untuk melangkah ke tahap berikutnya, yakni memperkuat ketersediaan protein hewani bagi masyarakat," tegas Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas.

Pernyataan ini disampaikan langsung dari Jakarta, dilansir dari Beritasatu.com, sebagai penegasan prioritas pembangunan ketahanan pangan. Program ini diharapkan mampu menstabilkan harga dan memastikan aksesibilitas protein hewani.

Pemerintah optimis bahwa perluasan swasembada ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui gizi yang lebih baik. Target tahun ini untuk ikan dan ayam menjadi indikator keberhasilan fase kedua program ketahanan pangan.

Keberhasilan ini akan menjadikan Indonesia lebih tangguh dalam menghadapi gejolak pasar global terkait pasokan bahan pangan utama. Agenda ini menunjukkan visi jangka panjang pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan seutuhnya.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Beritasatu. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.