JABARONLINE.COM - Kondisi Pasar Lembursitu di Jalan Pelabuhan II, Kota Sukabumi, kini menunjukkan pemandangan yang kontras dengan masa kejayaannya beberapa tahun lalu. Deretan kios di dalamnya terlihat banyak yang mengunci rapat, menandakan minimnya aktivitas jual beli.
Suasana lengang terasa sangat menyelimuti area pasar tersebut, jauh berbeda dari periode ketika pasar ini masih menjadi pusat keramaian ekonomi warga. Keadaan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai nasib bangunan megah tersebut.
Bangunan yang kini terlihat kokoh itu merupakan hasil renovasi melalui program Pasar Rakyat Jabar Juara. Program ini digulirkan dengan alokasi dana yang tidak sedikit, yakni mencapai sekitar Rp10 miliar.
Sayangnya, investasi besar tersebut seolah tidak memberikan dampak signifikan dalam jangka panjang bagi perekonomian lokal. Pasar yang sempat menjadi harapan kini justru berstatus mati suri.
Fasilitas pasar ini pernah diresmikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat pada saat itu, Ridwan Kamil, sebagai penanda dimulainya operasional. Peresmian tersebut sempat disambut optimis oleh masyarakat sekitar.
Beberapa tahun silam, Pasar Lembursitu sempat memegang peran vital sebagai salah satu poros aktivitas ekonomi bagi masyarakat di wilayah selatan Kota Sukabumi. Lokasinya dianggap sangat strategis.
Karena letaknya yang dianggap memudahkan akses, pasar ini kerap menjadi pilihan utama warga sebagai alternatif belanja. Hal ini terutama ketika dibandingkan dengan Pasar Pelita dan Pasar Gudang yang jaraknya dinilai lebih jauh.
"Deretan kios di Pasar Lembursitu, Jalan Pelabuhan II, Kota Sukabumi, tampak banyak yang tutup rapat," demikian digambarkan kondisi terkini pasar tersebut.
Kondisi pasar yang sepi tersebut juga terlihat dari suasana di dalamnya, "Suasana di dalam pasar pun cenderung lengang, jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu saat aktivitas jual beli di tempat ini sempat ramai."
