JABARONLINE.COM - Menjelang periode puncak arus mudik Lebaran tahun 2026, otoritas kepolisian memberikan jaminan penuh mengenai suplai kebutuhan energi bagi para pemudik. Fokus utama adalah memastikan tidak ada kendala berarti terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sepanjang ruas tol vital tersebut.

Jalur Tol Tangerang-Merak merupakan salah satu koridor utama yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur pendukung, terutama SPBU, menjadi prioritas pengawasan keamanan.

Kepastian suplai BBM ini disampaikan langsung oleh pejabat tinggi kepolisian setempat setelah melakukan tinjauan lapangan. Hal ini bertujuan menenangkan masyarakat yang tengah mempersiapkan perjalanan jarak jauh mereka.

Tinjauan lapangan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu sore, tepatnya tanggal 15 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Lokasi pemantauan terfokus pada Pos Pelayanan Polres Metro Tangerang Kota yang berlokasi strategis di kilometer 13,5. Wilayah ini berada di bawah yurisdiksi Polsek Pinang, menjadikannya titik penting pemantauan awal.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, secara eksplisit menyatakan bahwa stok BBM telah diverifikasi dalam kondisi aman dan mencukupi. Hal ini menjadi penegasan penting bagi para pengguna jalan tol.

"Kepolisian memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di jalur mudik Tol Tangerang-Merak dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026," ujar Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari.

Pernyataan ini disampaikan Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari saat beliau sedang melakukan kegiatan pemantauan langsung di lokasi Pos Pelayanan Polres Metro Tangerang Kota di km 13,5 wilayah Polsek Pinang, Minggu (15/3/2026) sore.

Pemeriksaan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam mengantisipasi potensi hambatan logistik selama masa liburan panjang yang berpotensi meningkatkan permintaan energi secara drastis.