JABARONLINE.COM - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat, Bank BJB, menegaskan kesiapannya untuk merealisasikan target laba signifikan sebesar Rp 2,2 triliun. Target ambisius ini merupakan mandat langsung yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Komitmen ini disampaikan sebagai wujud pertanggungjawaban korporasi kepada pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri merupakan pemegang saham mayoritas dan utama dari Bank BJB.

Untuk mencapai angka fantastis tersebut, manajemen Bank BJB telah merancang strategi ekspansi bisnis yang terukur. Strategi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan perseroan secara berkelanjutan.

Namun, dalam setiap langkah ekspansi bisnis yang diambil, prinsip kehati-hatian akan tetap menjadi landasan utama. Hal ini sangat krusial, terutama dalam proses penyaluran berbagai jenis fasilitas kredit kepada nasabah.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank BJB, Ayi Subarna, menjadi juru bicara yang menyampaikan kesiapan institusinya. Ia menegaskan bahwa target tersebut akan dikejar dengan sungguh-sungguh.

Ayi Subarna menyatakan secara tegas mengenai kesanggupan bank dalam memenuhi ekspektasi pemegang saham. Ia menekankan bahwa pemenuhan target adalah bentuk komitmen nyata perseroan.

"Pihaknya siap menjalankan target tersebut sebagai bentuk komitmen perseroan kepada pemerintah daerah selaku pemegang saham utama," ujar Ayi Subarna.

Berita mengenai kesiapan Bank BJB dalam mengejar target laba ini pertama kali diangkat dari Jakarta, dilansir dari Beritasatu.com. Fokus utama kini tertuju pada bagaimana ekspansi kredit dilakukan tanpa mengorbankan kualitas aset bank.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Beritasatu. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.