JABARONLINE.COM - Sebuah narasi yang mengklaim adanya dukungan militer dari Indonesia untuk Iran mulai menarik perhatian publik di platform media sosial beberapa waktu lalu. Klaim ini muncul melalui sebuah unggahan video yang disebarkan oleh sebuah akun anonim.

Unggahan tersebut pertama kali muncul pada hari Selasa, 3 Maret 2026, dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna internet. Video yang dibagikan diklaim menampilkan proses pengiriman perangkat militer berupa rudal menuju negara Timur Tengah tersebut.

Akun Facebook yang bertanggung jawab atas penyebaran konten ini dikenal dengan nama "Rahmat Al Muhajir". Akun tersebut menyertai video tersebut dengan keterangan yang cukup provokatif mengenai proses logistik bantuan tersebut.

"Pengiriman rudal bantuan Indonesia ke Iran. Semoga proses bea cukai lancar," demikian narasi yang menyertai unggahan video tersebut, menurut penelusuran yang dilakukan.

Video yang diunggah tersebut diketahui merupakan rekaman arsip yang digunakan kembali untuk mendukung narasi yang sedang beredar. Hingga Jumat, 13 Maret 2026, unggahan tersebut telah tercatat dilihat sebanyak 409 kali oleh pengguna internet.

Selain jumlah penayangan yang cukup signifikan, video tersebut juga menunjukkan adanya interaksi yang terbatas. Data menunjukkan bahwa unggahan tersebut hanya mendapatkan tiga kali suka dan satu kali pembagian ke pengguna lain.

Perkembangan informasi ini kemudian menarik perhatian lembaga pemeriksa fakta untuk melakukan verifikasi terhadap keabsahan klaim yang disebarkan. Tim Pemeriksa Fakta dilaporkan telah memasukkan isu ini ke dalam daftar materi yang akan ditelusuri lebih lanjut.

"Tim Pemeriksa Fakta memasukkan kata [...]" mengenai kebenaran isi video tersebut, menunjukkan adanya langkah verifikasi atas klaim pengiriman alutsista yang sensitif ini.

Penyebaran informasi yang belum terverifikasi mengenai isu pertahanan dan hubungan internasional memerlukan kehati-hatian dari publik agar tidak mudah termakan hoaks.