Umat Muslim di Kota Semarang kini memasuki hari ketiga ibadah puasa pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026. Masyarakat diharapkan tetap memperhatikan jadwal imsakiyah agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan tepat waktu. Panduan ini menjadi rujukan penting bagi warga yang tinggal di wilayah ibu kota Jawa Tengah tersebut selama bulan suci.

Kementerian Agama (Kemenag) melalui situs resmi Bimas Islam telah merilis jadwal lengkap untuk membantu mobilitas umat selama menjalankan kewajiban. Pada tanggal 21 Februari 2026, jadwal ini mencakup waktu imsak hingga saat berbuka puasa yang sangat dinanti oleh warga Semarang. Informasi tersebut dapat diakses secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat melalui kanal digital resmi milik pemerintah.

Sesuai dengan ketetapan yang berlaku, waktu imsak dipatok sepuluh menit sebelum adzan Subuh berkumandang sebagai tanda persiapan mengakhiri santap sahur. Sementara itu, momen berbuka puasa ditandai dengan berkumandangnya adzan Maghrib di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya secara serentak. Ketepatan waktu ini menjadi esensi penting dalam menjalankan rukun puasa secara sempurna dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Sebelum memulai puasa pada hari tersebut, umat Muslim diwajibkan untuk melafalkan niat puasa sebagai syarat utama sahnya ibadah. Bacaan niat tersebut berbunyi "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala" yang dibaca pada malam hari. Niat ini mengandung makna kesungguhan hati untuk beribadah semata-mata karena Allah Ta’ala sepanjang hari yang akan dijalani.

Selain niat di awal hari, doa saat berbuka puasa juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi spiritual masyarakat di Kota Semarang. Doa yang umum dilafalkan adalah "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin" saat adzan Maghrib berkumandang. Ungkapan syukur ini mencerminkan rasa terima kasih yang mendalam atas rezeki dan kasih sayang Tuhan yang telah diberikan.

Jadwal yang dirilis oleh situs resmi bimasislam.kemenag.go.id ini menjadi acuan tunggal yang digunakan oleh berbagai masjid besar di Kota Semarang. Pihak otoritas terus mengimbau agar warga selalu memperbarui informasi mengenai waktu shalat dan imsakiyah setiap harinya secara berkala. Hal ini bertujuan untuk menghindari kekeliruan waktu yang mungkin terjadi akibat perbedaan zona atau metode perhitungan teknis di lapangan.

Dengan adanya jadwal yang terorganisir ini, diharapkan kualitas ibadah umat Muslim di Semarang pada Ramadhan 2026 semakin meningkat dan khusyuk. Kedisiplinan dalam mengikuti waktu imsak dan berbuka merupakan salah satu bentuk ketaatan dalam menjalankan perintah agama dengan tertib. Semoga seluruh rangkaian ibadah di bulan suci ini membawa keberkahan serta kedamaian bagi seluruh warga Semarang dan sekitarnya.