JABARONLINE.COM - Bayi monyet Jepang bernama Punch, yang sempat menjadi sensasi global karena kedekatannya dengan mainan, kini menunjukkan perkembangan sosial yang menggembirakan. Hewan mungil berusia tujuh bulan ini kini tampak tidak terlalu bergantung pada boneka orang utan yang selama ini menjadi 'penghibur' utamanya.

Popularitas Punch meroket setelah berbagai foto dan rekaman video tersebar luas, menunjukkan dirinya menyeret boneka yang ukurannya bahkan melebihi badannya sendiri. Momen ini menarik perhatian publik dunia menuju Kebun Binatang Ichikawa, yang berlokasi di dekat Tokyo.

Ketergantungan Punch pada boneka tersebut muncul karena ia sering kali diusir atau ditolak oleh kera-kera lain di lingkungannya. Dalam situasi tertekan tersebut, ia akan segera mencari boneka orang utan itu untuk dipeluk erat sebagai pelampiasan emosional.

Kabar terbaru dari Ichikawa mengindikasikan bahwa Punch telah memulai fase integrasi sosial yang positif. Ia kini semakin jarang terlihat menggenggam erat mainan kesayangannya tersebut.

Perubahan perilaku ini menandakan bahwa Punch berhasil beradaptasi dan mulai berbaur dengan kelompok monyet lainnya di kebun binatang tersebut. Pengunjung pun kini berbondong-bondong menyaksikan momen haru ini.

Kini, Punch terlihat melakukan interaksi layaknya monyet seusianya yang lain dalam kelompok. Ia tercatat pernah memanjat punggung monyet dewasa dan duduk bersama kera-kera yang lebih tua.

Salah satu tanda penerimaan dari kelompok adalah ketika Punch kadang menerima perawatan bulu dari monyet lain. Momen ini menunjukkan adanya penerimaan sosial yang sebelumnya tidak ia dapatkan.

"Saat monyet-monyet lain mengusirnya, Punch bergegas ke boneka orangutan tersebut, memeluknya erat," menggambarkan kondisi awal sang bayi monyet, yang kini telah terlampaui.

Lebih lanjut, situasi terkini menunjukkan bahwa "ia kini makin jarang menggunakan mainannya dan mulai berbaur dengan monyet lain di kebun binatang," sebagaimana dicatat oleh pengelola kebun binatang.