JABARONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait mulai mematangkan persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan mengusung semangat “Sukabumi Mubarokah”, seluruh pihak berkomitmen untuk memastikan arus mudik tahun 2026 berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, bersama jajaran Pemkab dan Polres Sukabumi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri secara virtual di Aula Mapolres Sukabumi. Rakor yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut mengangkat tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kodim 0622, anggota DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pemangku kepentingan lainnya. Sinergi lintas sektoral ini bertujuan untuk menciptakan kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Sukabumi.
Kapolri menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus utama operasi ini adalah menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di berbagai objek vital, termasuk masjid, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga destinasi wisata.
Sejumlah langkah strategis telah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan, di antaranya penempatan personel di titik rawan, penerapan sistem satu arah (one way), contra flow, serta sistem ganjil-genap. Selain itu, akan dilakukan pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas dan optimalisasi gardu tol sesuai dengan kepadatan arus. Petugas juga diwajibkan melakukan penyisiran jalur (sweeping) dua jam sebelum rekayasa lalu lintas diberlakukan guna memastikan keamanan pemudik.
Dalam hal keselamatan, kepolisian akan menyiagakan Pos Pengamanan (Pospam) dan posko terpadu. Pengawasan terhadap kondisi pengemudi juga diperketat, termasuk pemeriksaan kadar alkohol, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas. Lonjakan wisatawan di destinasi populer seperti kawasan Puncak dan kebun binatang juga menjadi perhatian khusus melalui penyediaan kantong parkir tambahan dan pembentukan tim evakuasi di titik rawan.
Selain aspek lalu lintas, kewaspadaan terhadap potensi terorisme dan bencana alam tetap menjadi prioritas, mengingat wilayah Jawa Barat termasuk dalam zona rawan. Aparat telah diperintahkan untuk menguasai SOP penanganan bencana serta menyiapkan jalur alternatif yang memadai.
Menutup rangkaian persiapan, Pemkab Sukabumi juga diinstruksikan untuk aktif memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan distribusi logistik tetap lancar selama masa Lebaran. Langkah komprehensif ini diharapkan dapat mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah, di mana masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan sejahtera.***
