JABARONLINE.COM - Pemerintah Irlandia tengah mengatur proses evakuasi warga negaranya yang berada di Oman menuju Dublin melalui skema penerbangan charter khusus. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi kepulangan warga dalam situasi tertentu yang memerlukan penanganan cepat.
Keputusan mengenai biaya penerbangan ini telah ditetapkan secara resmi oleh otoritas Irlandia. Setiap kursi penumpang dikenakan tarif yang cukup tinggi untuk menutupi biaya operasional penerbangan sewa tersebut.
Tarif yang ditetapkan yakni sebesar € 800 per kursi bagi warga yang ingin memanfaatkan fasilitas pulang ini. Angka ini setara dengan nilai tukar sekitar Rp 15,75 juta berdasarkan perhitungan kurs saat ini.
Selain dalam mata uang Euro, biaya tersebut juga dikonversi ke dalam Poundsterling Inggris. Konversi tersebut menunjukkan angka sekitar £ 695, yang jika dirupiahkan menyentuh batas Rp 15,86 juta, dilansir dari Beritasatu.com.
Namun, terdapat kebijakan khusus yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Irlandia yang beroperasi di Uni Emirat Arab terkait kebijakan tarif ini. Kebijakan ini memberikan keringanan bagi kelompok tertentu.
Secara eksplisit, pihak kedutaan menyatakan bahwa anak-anak yang ikut dalam proses evakuasi ini dapat melakukan perjalanan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Hal ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada keluarga.
Lebih lanjut, proses prioritas dalam tahapan evakuasi ini juga telah ditetapkan untuk kelompok yang lebih rentan. Kategori ini menjadi fokus utama dalam keberangkatan penerbangan charter tersebut.
"Anak-anak dapat melakukan perjalanan secara gratis," ujar perwakilan Kedutaan Besar Irlandia di Uni Emirat Arab.
Fokus prioritas evakuasi ini ditujukan kepada warga lanjut usia (lansia) yang memerlukan perhatian lebih. Selain itu, warga yang memiliki kondisi medis tertentu juga mendapatkan perlakuan khusus.
