JABARONLINE.COM - Perusahaan semikonduktor raksasa asal Amerika Serikat, Nvidia, kembali menjadi sorotan publik terkait kompensasi eksekutifnya. Kali ini, fokusnya tertuju pada paket remunerasi yang disiapkan untuk pucuk pimpinan tertinggi mereka.

Nvidia secara resmi mengumumkan rencana pemberian bonus tunai yang sangat signifikan bagi sang Chief Executive Officer (CEO), Jensen Huang. Angka bonus tersebut mencapai valuasi yang menggiurkan di pasar global saat ini.

Target bonus tunai yang ditetapkan untuk Jensen Huang adalah sebesar US$ 4 juta, yang jika dikonversikan setara dengan sekitar Rp 67,7 miliar. Angka ini menggunakan kurs asumsi saat ini yakni Rp 16.925 per dolar Amerika Serikat.

Skema kompensasi yang memuat bonus besar ini merupakan bagian dari strategi penggajian baru yang telah disiapkan oleh perusahaan teknologi tersebut. Rencana ini mencakup periode waktu yang cukup panjang ke depan.

Rencana pemberian bonus fantastis ini secara spesifik ditujukan untuk tahun fiskal 2027 mendatang. Hal ini menunjukkan adanya proyeksi kinerja jangka panjang yang diharapkan dari kepemimpinan Huang.

Informasi mengenai kebijakan kompensasi ini terungkap melalui dokumen resmi perusahaan yang telah diserahkan kepada regulator pasar Amerika Serikat. Dokumen tersebut menjadi landasan transparansi korporat.

"Kebijakan tersebut tercantum dalam dokumen resmi perusahaan yang diajukan kepada regulator pada Jumat (6/3/2026)," dilansir dari Reuters, menggarisbawahi sumber utama informasi ini.

Dokumen yang diajukan pada tanggal 6 Maret 2026 tersebut mengonfirmasi komitmen Nvidia untuk memberikan insentif besar bagi eksekutif kunci mereka. Hal ini bertujuan menjaga motivasi di level tertinggi perusahaan.

Jensen Huang, sebagai nakhoda Nvidia, akan menerima bonus tunai tersebut jika target kinerja yang ditetapkan dalam skema kompensasi baru berhasil dicapai sesuai jadwal. Skema ini mengikat bonus pada performa perusahaan.