Tiga menteri Kabinet Merah Putih melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah Kabupaten Serang, Banten, pada hari ini. Langkah ini diambil guna memantau langsung potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor koperasi di tingkat desa. Kehadiran para pejabat negara tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi dari pinggiran.

Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Desa PDT Yandri Susanto meninjau Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Lokasi peninjauan tersebut tepatnya berada di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Ketiganya mengamati secara saksama fasilitas dan operasional yang dijalankan oleh pengelola koperasi setempat dalam kunjungan tersebut.

Fokus utama dari kunjungan kerja lintas kementerian ini adalah melihat proses integrasi penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Pemerintah berupaya agar para penerima manfaat bantuan sosial tersebut dapat terlibat aktif dalam kegiatan usaha produktif. Melalui wadah Koperasi Merah Putih, masyarakat diharapkan tidak lagi hanya bergantung pada bantuan tunai semata untuk mencukupi kebutuhan.

Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi di wilayah pedesaan Indonesia. Integrasi ini sengaja dirancang untuk menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan bagi warga di tingkat akar rumput. Dengan dukungan penuh dari berbagai kementerian, model pemberdayaan di Desa Ranjeng ini diproyeksikan menjadi percontohan nasional.

Penguatan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi diharapkan mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan di daerah tersebut. Koperasi Desa Merah Putih kini memegang peran vital dalam mengoordinasikan berbagai potensi lokal yang ada di Desa Ranjeng. Sinergi lintas sektor ini juga membuka peluang lapangan kerja baru bagi para pemuda dan ibu rumah tangga di lingkungan sekitar.

Kunjungan ini juga menyoroti bagaimana teknologi dan manajemen modern mulai diterapkan dalam tata kelola koperasi di tingkat desa. Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono memberikan perhatian khusus pada standarisasi layanan dan transparansi keuangan lembaga ekonomi tersebut. Hal ini sangat penting agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi ekonomi desa terus mengalami peningkatan yang positif ke depannya.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Sosial, dan Kementerian Desa PDT, masa depan ekonomi desa kini tampak semakin cerah. Pemerintah optimistis bahwa integrasi PKH ke dalam unit usaha koperasi akan mempercepat pencapaian target kemandirian ekonomi nasional. Langkah nyata di Serang ini diharapkan segera memicu gerakan serupa di berbagai pelosok Indonesia lainnya dalam waktu dekat.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/ekonomi/2971152/menteri-desa-dan-pdt-stop-izin-baru-ritel-masuk-desa