JABARONLINE.COM - Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah resmi ditutup. Keputusan ini diambil menyusul tingginya minat masyarakat yang mendaftar.

Kuota yang disiapkan untuk program tahunan ini terbilang terbatas, yakni hanya mampu menampung 250 peserta perjalanan. Para peserta yang berhasil mendaftar dijadwalkan untuk diberangkatkan pada tanggal 17 Maret 2026 mendatang.

Kabar mengenai habisnya kuota ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian. Ia membenarkan bahwa seluruh slot keberangkatan telah terisi penuh oleh warga yang membutuhkan layanan transportasi tersebut.

Antusiasme warga terhadap program ini terlihat sangat signifikan sejak pendaftaran dibuka secara resmi beberapa waktu lalu. Hal ini menunjukkan bahwa layanan mudik gratis masih menjadi prioritas bagi sebagian besar masyarakat.

Fakta menariknya adalah seluruh kuota tersebut berhasil terserap habis hanya dalam kurun waktu dua hari saja. Kecepatan penyerapan ini menjadi indikator kuat besarnya harapan warga terhadap fasilitas yang disediakan pemerintah daerah.

"Kuota mudik gratis Pemkot Bandung sudah ludes," tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian, mengonfirmasi penutupan pendaftaran. Pernyataan ini sekaligus memberikan informasi final mengenai ketersediaan kursi.

Rasdian lebih lanjut menjelaskan bahwa tingginya antusiasme warga menjadi faktor utama mengapa kuota tersebut terisi dengan sangat cepat. Ia menyebutkan bahwa pendaftaran mencapai titik maksimal hanya dalam tempo dua hari.

"Antusiasme warga sangat tinggi karena kuota terisi penuh hanya dalam dua hari pendaftaran," ujar Rasdian, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, mengenai respons publik yang luar biasa.

Program ini merupakan salah satu upaya Pemkot Bandung untuk memfasilitasi warga menjelang momen hari besar keagamaan, memastikan perjalanan mereka berjalan lancar dan efisien.