JABARONLINE.COM, Yogyakarta – Tim Jawa Barat (Jabar) mengukuhkan dominasinya dengan keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Modern Pentathlon Indonesia 2026. Kompetisi bergengsi ini resmi ditutup pada Sabtu (4/4/2026) malam di Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta.
Jawa Barat memastikan gelar juara umum setelah mengoleksi total tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Atlet andalan Jabar, Caroline Andita Bangun, menjadi bintang dalam kejuaraan ini dengan menyabet dua medali emas sekaligus. Caroline sukses memenangi nomor perorangan senior putri serta nomor estafet campuran (mixed) saat berpasangan dengan Galuh.
Persaingan ketat terjadi di papan atas klasemen. Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) harus puas menempati posisi kedua dengan perolehan dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Sementara itu, posisi ketiga diamankan oleh tim Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang membawa pulang dua emas dan satu perunggu.
Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI), Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo, secara resmi menutup jalannya kompetisi. Dalam sambutan yang dibacakannya mewakili Gubernur AAU, Donald Kasenda, ia menekankan bahwa Kejurnas ini memiliki makna lebih dari sekadar ajang perebutan medali.
“Lebih dari itu, Kejurnas menjadi wadah membangun karakter unggul generasi bangsa serta memperkuat persatuan dalam semangat sportivitas. Selamat kepada para juara, dan bagi yang belum berhasil tetap semangat berlatih disiplin,” ujar Purwoko.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada 20 Pengurus Provinsi (Pengprov) MPI yang telah mengirimkan atlet-atlet terbaiknya. Ajang ini sekaligus menjadi pemanasan penting, mengingat PP MPI tengah mempersiapkan para atlet untuk berlaga di ajang internasional Asian Championships yang dijadwalkan berlangsung di lokasi yang sama pada pertengahan Mei mendatang.
Dukungan penuh terhadap perkembangan cabang olahraga ini juga ditegaskan oleh Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Perwakilan Komite Eksekutif NOC Indonesia, Hengky Silantang, yang hadir langsung dalam acara penutupan, mengapresiasi konsistensi PP MPI dalam menyelenggarakan kompetisi.
“NOC Indonesia mendukung penuh upaya PP MPI dalam menggulirkan kompetisi secara konsisten. Modern pentathlon merupakan cabang olahraga Olimpiade, dan Indonesia memiliki potensi besar untuk berprestasi di level dunia,” tutur Hengky.
Hengky menambahkan bahwa keberhasilan Indonesia meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Thailand menjadi bukti nyata tren positif perkembangan cabang olahraga ini. Ia optimistis melalui pembinaan berkelanjutan dan kompetisi rutin seperti Kejurnas, atlet modern pentathlon Indonesia akan mampu berbicara banyak di pentas internasional.(AS/JO).
