JABARONLINE.COM - Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diproyeksikan akan menjadi salah satu jalur krusial yang dilalui oleh jutaan pemudik. Pergerakan kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan pada periode tersebut.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan kelancaran mobilitas warga, Dinas Perhubungan (Dishub) KBB telah menyiapkan langkah-langkah pengawasan teknologi tinggi. Fokus utama diarahkan pada pemanfaatan sistem kontrol lalu lintas cerdas yang sudah terpasang di berbagai ruas jalan strategis.
Sistem Area Traffic Control System (ATCS) menjadi tulang punggung dalam upaya pemantauan arus mudik tahun ini. Petugas khusus telah disiagakan dan siap siaga penuh di ruang kontrol pusat untuk memonitor kondisi jalan secara real-time.
Kepala Dinas Perhubungan KBB, Mochamad Ridwan, mengonfirmasi kesiapan penuh instansinya dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan. Persiapan ini vital mengingat tingginya potensi kepadatan di jalur arteri menuju kampung halaman.
"Untuk ATCS pastinya kita operasikan mengawasi arus mudik nanti," ujar Mochamad Ridwan, Jumat (6/3/2026). Pernyataan ini menegaskan bahwa teknologi pengawasan menjadi prioritas utama Dishub KBB.
Lebih lanjut, Kepala Dishub KBB merinci skala operasi pengawasan yang akan dilakukan di seluruh wilayahnya. Jaringan kamera yang digunakan mencakup titik-titik paling rawan kemacetan.
"Ada 129 kamera di 59 titik persimpangan dan jalur arteri," kata Mochamad Ridwan, Jumat (6/3/2026). Jumlah kamera yang masif ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola dinamika lalu lintas mudik.
Dengan beroperasinya 129 mata digital ini, diharapkan setiap potensi masalah arus lalu lintas dapat terdeteksi dan ditangani dengan cepat oleh petugas yang berjaga. Langkah proaktif ini bertujuan meminimalisir hambatan perjalanan para pemudik.
Informasi ini dilansir dari berbagai laporan yang menggarisbawahi upaya Dishub KBB untuk menciptakan momen mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintasi wilayah tersebut pada tahun 2026 mendatang.
