JABARONLINE.COM, Cirebon, – Umat Kristiani di Kota Cirebon memperingati Jumat Agung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari rangkaian pekan suci menjelang Hari Raya Paskah. Momen ini menjadi refleksi mendalam atas kasih dan pengorbanan Yesus Kristus bagi umat manusia.
Lebih dari seribu jemaat memadati Gereja Bethel Indonesia Calvari Kota Cirebon untuk mengikuti ibadah Jumat Agung. Sejak pagi hingga siang hari, suasana ibadah berlangsung khusyuk, dengan jemaat larut dalam penghayatan spiritual yang mendalam.
Ibadah diawali dengan khotbah yang mengingatkan kembali makna pengorbanan Yesus Kristus yang wafat di kayu salib demi menebus dosa manusia. Jemaat diajak merenungkan penderitaan yang dialami sebelum penyaliban, serta nilai kasih yang menjadi inti ajaran Kristiani.
Salah satu prosesi paling sakral dalam ibadah tersebut adalah penjamuan roti dan anggur. Roti dimaknai sebagai simbol tubuh dan daging Yesus Kristus, sementara anggur melambangkan darah yang tercurah saat penyaliban.
Sekretaris Umum Gereja Bethel Indonesia Calvari Kota Cirebon, Sukimto, menyampaikan bahwa Jumat Agung merupakan momen penting untuk mengenang penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus.
“Makna Jumat Agung adalah memperingati kematian Tuhan Yesus Kristus. Ia menjalani penderitaan luar biasa, dari pengadilan hingga penyaliban, demi menebus dosa manusia,” ujarnya dikutip Sabtu, (4/4/2026).
Ia menambahkan, prosesi ibadah juga menjadi sarana untuk mengenang sengsara Yesus Kristus secara lebih mendalam melalui simbol-simbol sakral yang dihadirkan.
Hingga pelaksanaan ibadah berlangsung, jumlah jemaat yang hadir tercatat mencapai sekitar 900 orang, dan diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai 1.500 jemaat.
Sukimto menjelaskan, rangkaian pekan suci akan berlanjut hingga perayaan Paskah pada hari Minggu, yang diyakini sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga setelah wafat di kayu salib.
