JABARONLINE.COM - Sebuah insiden yang nyaris merenggut nyawa terjadi di Surabaya pada Rabu pagi, menyita perhatian publik karena melibatkan seorang warga lanjut usia. Peristiwa ini terjadi di dekat jalur kereta api, menambah daftar panjang potensi bahaya di area vital transportasi tersebut.
Korban dalam insiden mengejutkan ini diidentifikasi sebagai Roepijono, seorang pria berusia 67 tahun. Beliau diketahui merupakan penduduk dari kawasan Dupak Magersari, Bubutan, Surabaya.
Kejadian tragis tersebut berlangsung ketika korban sedang menjalankan aktivitas sehari-harinya. Roepijono dilaporkan sedang memilah-milah sampah yang berada di sekitar area jalur kereta api saat insiden itu terjadi.
Meskipun mengalami benturan keras dari laju kereta api, Roepijono dilaporkan berhasil mempertahankan hidupnya. Keselamatan ini terbilang ajaib mengingat kerasnya tabrakan yang dialaminya.
Insiden traumatis tersebut diperparah dengan fakta bahwa korban terseret cukup jauh dari titik tumbukan. Korban dilaporkan terseret sejauh kurang lebih 30 meter di sepanjang rel kereta api.
Dilansir dari BISNISMARKET.COM, peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya beraktivitas mencari barang rongsokan di dekat lintasan kereta api yang aktif. Pihak terkait diharapkan meningkatkan pengawasan di area tersebut.
Meskipun demikian, kondisi korban setelah insiden tersebut dilaporkan berhasil selamat dari maut. Hal ini menjadi titik fokus utama dari pemberitaan mengenai kecelakaan kereta api kali ini.
"Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Surabaya pada Rabu pagi, melibatkan seorang warga lanjut usia yang nyaris merenggut nyawanya akibat tertabrak kereta api," dilansir dari BISNISMARKET.COM.
"Pria tersebut diketahui bernama Roepijono, seorang kakek berusia 67 tahun yang merupakan warga Dupak Magersari, Bubutan," kutipan tersebut menjelaskan identitas korban dalam kejadian tersebut.
