JABARONLINE.COM - Jelang perayaan Nowruz atau Tahun Baru Persia, warga Iran dihadapkan pada situasi sulit akibat gangguan luas yang melanda layanan perbankan di negara tersebut. Ketidakberfungsian sistem ini terjadi di tengah persiapan masyarakat menyambut hari besar nasional.

Gangguan sistemik ini dilaporkan menyerang dua institusi keuangan terbesar dan paling vital di Iran. Dua bank yang terdampak secara signifikan adalah Bank Melli Iran dan Bank Sepah, yang memicu reaksi luas dari para nasabah.

Situasi ini sontak menimbulkan kebingungan dan gelombang keluhan dari jutaan nasabah yang mengandalkan layanan kedua bank tersebut. Kebutuhan transaksi menjelang hari libur besar membuat masalah ini semakin mendesak untuk diselesaikan.

Menurut informasi yang beredar, permasalahan ini sebenarnya sudah terjadi selama kurang lebih satu minggu terakhir. Namun, tingkat keparahan gangguan dilaporkan meningkat drastis pada hari Senin waktu setempat.

Gangguan tidak hanya terbatas pada satu kanal layanan saja, melainkan meluas ke berbagai aspek operasional perbankan. Sistem perbankan digital, termasuk layanan mobile banking, dilaporkan mengalami kelumpuhan total.

Selain itu, jaringan perbankan secara keseluruhan dilaporkan tidak dapat beroperasi sesuai prosedur normal. Kondisi ini memaksa nasabah untuk mencari solusi lain, namun seringkali menemui hambatan serupa.

Layanan di kantor cabang fisik pun dilaporkan ikut terpengaruh oleh masalah teknis ini. Nasabah kesulitan melakukan penarikan tunai atau transaksi penting lainnya menjelang periode liburan panjang.

Mengutip informasi yang dihimpun oleh Iran Wire pada hari Senin (16/3/2026), "Gangguan dilaporkan telah terjadi selama sekitar satu minggu, tetapi memburuk secara signifikan pada Senin waktu setempat." Hal ini menggarisbawahi eskalasi masalah dalam beberapa hari terakhir.

Lebih lanjut, mengenai dampak luas yang dirasakan, Iran Wire menyampaikan bahwa "Sistem mobile banking, jaringan perbankan, hingga layanan di kantor cabang dilaporkan tidak dapat beroperasi secara normal," ujar Iran Wire.