JABARONLINE.COM, Sumatera Barat – Pemulihan ekonomi lokal di Sumatera Barat mulai diperkuat melalui langkah Kementerian UMKM yang menyalurkan bantuan produksi kepada pelaku usaha warung, toko, kafe, dan restoran terdampak bencana.

Program ini dijalankan melalui Klinik UMKM Minang Bangkit, yang menjadi pusat layanan pemulihan usaha pascabanjir dan longsor sejak akhir November 2025.

Deputi Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, menegaskan bahwa bantuan tidak hanya bersifat material, tetapi juga pendampingan agar UMKM mampu bangkit secara berkelanjutan.

“Kami ingin pelaku UMKM kembali membuka usaha, menghidupkan pasar, dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Klinik ini beroperasi di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan mitra swasta.

Pendampingan dilakukan melalui tiga fase, yakni Pulih Mental, Pulih Usaha, dan Tumbuh, yang mencakup pemulihan psikologis hingga strategi digitalisasi usaha.(AS/JO).